Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Bom Ikan Beserta Kapal 'Jandaku'

Patroli gabungan Polres Kepulauan Selayar dan Polhut Taman Nasional Takabonerate telah menangkap orang yang diduga pelaku bom ikan dan mengamankan kapal jolor bertuliskan 'Jandaku'.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 12 Desember 2013  |  02:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Patroli gabungan Polres Kepulauan Selayar dan Polhut Taman Nasional Takabonerate telah menangkap orang yang diduga pelaku bom ikan dan mengamankan kapal jolor bertuliskan 'Jandaku'.

Hal itu disampaikan Kapolres Selayar AKBP Muhammad Hidayat dalam pesan singkatnya kepada Bisnis, Rabu (11/12/2013).

"Barang bukti yang berhasil kami amankan: 1 buah kapal jolor warna putih bertuliskan Jandaku, 1 buah botol cream soda berisikan pupuk, detonator plus sumbu buatan, 1 bunre ikan sinrili (kl 50kg)," katanya.

Kejadian berlangsung Rabu siang sekitar pukul 11.00 Wita di kawasan taman nasional yang memiliki kekayaan alam berupa atoll terbesar ketiga di dunia. Hidayat mengatakan pihaknnya akan terus melakukan operasi terhadap para pengebom ikan.

Dia juga minta kepada para pengumpul ikan agar tidak memaksa nelayan kecil untuk mengejar setoran utangnya. Pada 4 Desember lalu polisi Selayar juga menangkap pelaku bom ikan di sekitar Limbo, Selayar.

Selain memberantas aktivitas bom ikan, Hidayat mengatakan jajarannya juga menangani judi togel. Polisi, katanya, telah menangkap tangan seorang pelaku H (36), sesaat setelah mengirim pesanan togel (shio dan nomor).

Barang bukti yang diamankan adalah uang Rp30.000, dan pesan singkat (sms) bertuliskan angka. Selain H, polisi juga menangkap I (43) dan HW (39) yang selanjutnya diamankan di Polres Kep. Selayar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi nelayan bom ikan
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top