Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pria Bersenjata Ngamuk di Bandara Los Angeles, 1 Tewas

Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dengan senapan serang di sebuah terminal di Bandara Internasional Los Angeles, Jumat (1/11/2013) waktu setempat, menewaskan seorang agen keamanan transportasi dan mencederai sedikitnya enam orang sebelum ia ditembak dan ditangkap
News Editor
News Editor - Bisnis.com 02 November 2013  |  04:28 WIB
Bandara Los Angeles sempat ditutup pascapenembakan seorang pria bersenjata - Reuters
Bandara Los Angeles sempat ditutup pascapenembakan seorang pria bersenjata - Reuters

Bisnis.com, LOS ANGELES--Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dengan senapan serang di sebuah terminal di Bandara Internasional Los Angeles, Jumat (1/11/2013) waktu setempat, menewaskan seorang agen keamanan transportasi dan mencederai sedikitnya enam orang sebelum ia ditembak dan ditangkap.

Insiden itu menyulut kekacauan di bandara tersebut, yang menghentikan penerbangan yang berangkat dan mengosongkan terminal itu. Jalan-jalan di sekitar bandara tersebut juga ditutup.

"Seorang individu datang ke Terminal 3 bandara ini, mengambil sebuah senapan serang dari sebuah tas dan mulai memberondongkan tembakan di terminal itu," kata Patrick Gannon, Kepala Kepolisian Bandara Los Angeles, pada jumpa pers, Jumat (1/11/2013).

Seorang juru bicara Badan Keamanan Transportasi AS mengatakan di Twitter, salah satu agennya tewas dalam penembakan itu dan seorang lagi cedera. Namun, tweet itu kemudian dihapus.

Sebelumnya, Los Angeles Times dan ABC News mengutip aparat penegak hukum yang melaporkan bahwa seorang agen tewas.

Seorang juru bicara dinas pemadam kebakaran Los Angeles mengatakan, tujuh orang cedera dan enam dari mereka dibawa ke rumah-rumah sakit di daerah itu.

Juru bicara kepolisian Los Angeles, Norma Eisenman, mengatakan seorang tersangka telah ditahan dan diyakini sebagai pelaku tunggal dalam serangan itu.

Tiga pria yang menjadi korban dalam serangan itu dibawa ke Ronald Reagan UCLA Medical Center, dimana satu orang dinyatakan dalam keadaan kritis dan dua lain dalam kondisi sedang, kata Mark Wheeler, seorang juru bicara rumah sakit tersebut. Kondisi korban lain atau orang bersenjata itu masih belum jelas.

Presiden Barack Obama telah diberi tahu mengenai insiden tersebut dan para pejabat Gedung Putih melakukan kontak dengan aparat penegak hukum di lapangan, kata juru bicara Gedung Putih Jay Carney kepada wartawan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

los angeles bom marathon boston senjata api

Sumber : Antara/Reuters

Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top