Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Shoko Tendo, dari Yakuza hingga Kisah ABG Kesepian

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah sukses dengan buku pertamanya Yakuza Moon, kini Shoko Tendo, puteri seorang mantan Yakuza Jepang ini, tengah sibuk menyelesaikan buku ketiganya yang bercerita tentang kisah anak remaja perempuan yang kurang mendapatkan kasih
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 26 Agustus 2013  |  23:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah sukses dengan buku pertamanya Yakuza Moon, kini Shoko Tendo, puteri seorang mantan Yakuza Jepang ini, tengah sibuk menyelesaikan buku ketiganya yang bercerita tentang kisah anak remaja perempuan yang kurang mendapatkan kasih sayang.

Tendo menuturkan bukunya yang belum diberi judul itu, kisahnya terinspirasi dari cerita seorang remaja perempuan yang masih duduk di SMP yang menjual diri karena kesepian, melalui emailnya.

Ketika anak itu Ultah, ibunya bukannya memeluk dia atau mengucapkan selamat ulang tahun, malah memperkenalkan laki-laki lain di rumahnya.

Dia pun mencari pelampiasan kasih sayang kepada orang lain. Si anak bertanya kepada Tendo, apa yang harus dilakukannya.

Menurut Tendo, banyak anak remaja perempuan di Jepang yang merasa kesepian, karena kedua orangtuanya sibuk bekerja, sehingga mereka tidak mendapatkan haknya untuk disayangi.

“Anak remaja perempuan ini bercerita kalau dia ingin mendapatkan pelukan dari ibunya. Saya pun berusaha menemui ibunya, dan mencari solusi. Akhirnya si ibu sadar kalau dia terlalu sibuk bekerja, sehingga lupa dengan anaknya. Dan merekapun berpelukan, serta masalah juga teratasi,” ungkap Tendo, menceritakan sebagian isi buku barunya itu, usai berceramah pada Seminar Pendidikan Jepang di Jakarta baru-baru ini.

Buku pertamanya berjudul Yakuza Moon yang diterbitkan perdana pada 2004, kini sudah terjual jutaan eksemplar, dan diterbitkan dalam 17 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Sedangkan buku keduanya berjudul Full Moon Baby.

Yakuza Moon, berisi kisah nyata dari hidup yang dialaminya sejak kecil sampai remaja. Sebagai anak seorang yakuza, Tendo menuturkan masa remaja sangat pahit. Dia terjerumus kedunia bebas, seks, dan obat-obatan. Bahkan dia menato seluruh tubuhnya dengan gambar naga dan binatang lainnya.

Tendo juga memiliki seorang putri dari hasil hubungannya dengan seorang laki-laki, tanpa pernah menikah. Akhirnya sampai suatu ketika dia tersadar, dan berupaya kembali. Dia ingin membesarkan anak semata wayangnya sendiri dengan penuh kasih sayang.

“Saya tidak mau apa yang saya alami dulu, terulang lagi. Baik pada anak perempuan saya, atau kepada anak-anak lainnya di dunia ini,” ungkap Tendo dengan suara dingin.

Perempuan kelahiran Tokyo, 28 Januari 1968 ini, senang membaca dan menulis sejak kecil. Dia menyelesaikan menulis bukunya Yakuza Moon dalam waktu 2 tahun. “Hal terberat bagi saya, adalah ketika mengingat masa lalu yang buruk itu, untuk dituliskan kembali. Saya ingin semua orang tahu tentang kehidupan yakuza,” ujarnya.

Tendo mulai memasangi tato pada tubunya ketika dia berusia 21 tahun. Untuk menato seluruh bagian tubunya itu perlu waktu 3 bulan. Sampai sekarang tato itu masih permanen di badannya.

Walau sibuk menulis, katanya, dia tidak pernah melupakan tugasnya sebagai seorang ibu bagi anak perempuan yang kini berusia 8 tahun. Tendo tidak mau memberi tahu nama anaknya itu.

“Saya senang, anak saya bisa tumbuh dengan baik. Dia tidak dikucilkan di sekolahnya atau di lingkungannya, karena dia cucu mantan ketua yakuza, dan ibunya bertato,” ungkap Tendo dan mempelihatkan segaris senyum di bibirnya.

Buku ketiganya tentang kasih sayang, dengan tebal sekitar 200 halaman, akan diterbitkan awal 2014. “Saya akan selesaikan menulisnya sebelum akhir tahun ini, sehingga bisa diterbitkan Januari nanti,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buku yakuza shoko tendo
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top