HARGA MINYAK MENTAH: Naik Jadi 94,50 Dolar AS/Barel

BISNIS.COM, NEW YORK--Meningkatnya ekspektasi pasar atas penurunan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa mendukung kenaikan harga minyak pada Selasa (30/4/2013) pagi.Di perdagangan New York, minyak mentah patokan West Texas Intermediate (WTI) atau minyak
Yoseph Pencawan | 30 April 2013 05:33 WIB

BISNIS.COM, NEW YORK--Meningkatnya ekspektasi pasar atas penurunan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa mendukung kenaikan harga minyak pada Selasa (30/4/2013) pagi.

Di perdagangan New York, minyak mentah patokan West Texas Intermediate (WTI) atau minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juni, bertambah 1,50 dolar AS dari harga Jumat menjadi berakhir pada 94,50 dolar AS per barel.

Di perdagangan London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni, naik 65 sen menjadi menetap di 103,81 dolar AS per barel.

Pedagang mengambil beberapa dorongan dari harapan bahwa kebijakan pelonggaran moneter oleh bank-bank sentral utama akan tetap di tempat dalam pertemuan minggu ini, dan bahkan ECB bisa menurunkan suku bunga utamanya dengan harapan meningkatkan pertumbuhan di zona euro.

"Anda dapat mengaitkan reli minyak mentah dengan harapan penurunan suku bunga oleh ECB pada Kamis," kata Robert Yawger dari Mizuho Securities.

Selain itu, kata dia, ada antisipasi bahwa Federal Reserve AS yang menggelar pertemuan pada Selasa dan Rabu, akan mempertahankan kebijakannya tidak berubah, "kemungkinan mengeluarkan komentar yang akan memberikan kesan bahwa program pelonggaran akan diperpanjang hingga akhir tahun."

Para ekonom secara tajam mengamati Fed untuk tanda-tanda kemungkinan mengetatkan kebijakannya pada tahun ini, sekalipun Eropa dan Jepang mencari lebih banyak stimulus.

Tetapi inflasi yang masih rendah dan tingkat pertumbuhan AS kuartal pertama yang lebih rendah dari perkiraan pada 2,5 persen, menunjukkan Fed memiliki sedikit tekanan untuk mengetatkan kebijakan moneter longgarnya.

Sumber : Antara

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top