Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PENERBANGAN SIPIL-MILITER: Makin Padat, Jadwal di Bandara Abd. Saleh Ditata Ulang

BISNIS.COM,MALANG -- Meningkatnya trafik penerbangan di Bandara Abdulrahman Saleh di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang membuat Pangkalan Udara Abd. Saleh akan mengatur jadwal penerbangan antara sipil dan militer.         
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 29 April 2013  |  16:35 WIB

BISNIS.COM,MALANG -- Meningkatnya trafik penerbangan di Bandara Abdulrahman Saleh di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang membuat Pangkalan Udara Abd. Saleh akan mengatur jadwal penerbangan antara sipil dan militer.         

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Abd Saleh Marsekal Pertama Gutomo mengatakan meningkatnya trafik penerbangan di Abd Saleh tersebut tidak terlepas dari bakal bertambahnya jumlah pesawat tempur Super Tucano di Abd. Saleh.         

“Mei nanti sedikitnya akan datang 4 pesawat Super Tucano dari 16 pesawat yang dijadwalkan hingga 2014,” ujarnya, Senin (29/4/2013).       

Pesawat tersebut nantinya akan datang dari pabrikannya di Brasil. Sehingga dengan bertambahnya pesawat tempur tersebut akan memicu trafik penerbangan militer di Abd Saleh.         

Pesawat Super Tucano sendiri diprediksi datang di Abd Saleh akhir Mei atau awal Juni. Hal itu tidak terlepas dari jauhnya jarak tempuh pesawat tersebut yang dibawa pilot dari Brasil ke Indonesia.         

“Nantinya kami menambah sekitar 12 pilot seiring dengan penambahan pesawat Tucano,” ujarnya.
         

Kedatangan Tucano tersebut akan menambah fasilitas pesawat tempur yang melakukan patroli udara maupun perbatasan di wilayah Indonesia bersama F16 maupun Sukhoi. Pesawat tersebut dalam melakukan patrol saling bergeser di Manado maupun Balikpapan.              

Selain Tucano pesawat lainnya yang beroperasi di Abd Saleh adalah Casa (Skuadron 4) dan Hercules (Skuadron 16). Selain itu jadwal penerbangan sipil di Abd Saleh juga bertambah menyusul beroperasinya maskapai baru Citilink jurusan Malang-Jakarta.         

“Kondisi sekarang cukup padat. Sehingga jadwal penerbangannya lebih padat. Karena itu yang akan kita bahas dengan maskapai adalah menyangkut block time. Jadi jadwal penerbangan tidak boleh mundur,”  jelasnya.         

Penerbangan militer sendiri biasanya sering dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 10.15. Di antara pesawat tersebut adalah Hercules. Berapa kali jadwal penerbangan biasanya bergantung pada kesiapan teknis pesawat yang bersangkutan.
         

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat penerbangan bandara bandaraabdsaleh lanud

Sumber : Muhammad Sofi\'i

Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top