Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LATIHAN BENCANA Simulasikan Gempa 8,9 SR

BISNIS.COM, JAKARTA—Kejadian gempa 8,9 SR di Sumatra Barat menjadi materi latihan International Table Top Exercise Mentawai Megathrust, sekaligus sebagai rekomendasi bagi pemerintah tentang prosedur yang paling sesuai.
R Fitriana
R Fitriana - Bisnis.com 23 April 2013  |  17:13 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Kejadian gempa 8,9 SR di Sumatra Barat menjadi materi latihan International Table Top Exercise Mentawai Megathrust, sekaligus sebagai rekomendasi bagi pemerintah tentang prosedur yang paling sesuai.

Gempa saat itu disertai dengan episentrum 15 km di sebelah Barat Daya Pulau Siberut pada kedalaman 12 km.

Menurut Koordinator Teknis Latihan A. Faizal, latihan itu dalam ruangan dengan skenario yang dirancang agar mirip situasi gempa yang diiringi oleh gelombang tsunami pertama setinggi 13,7 meter di Pantai Kepulauan Mentawai.

“Latihan dibagi menjadi empat tahap, mulai dari respons enam jam usai gempa hingga proses masuknya bantuan internasional,” ujarnya dari situs bnpb.go.id, Selasa (23/4/2013).

International TTX Mentawai Megathrust diselenggarakan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan gempa bumi di Sumatra Barat masa mendatang.

Hal itu dikarenakan daerah tersebut termasuk rawan bencana, apalagi diprediksi masih ada potensi gempa hingga 8,9 SR yang dapat menimbulkan tsunami.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif mengatakan pemerintah ingin memastikan pihak terkait, termasuk masyarakat siap menghadapi ancaman bencana.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

padang tsunami mentawai megathrust siberut
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top