Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PERMUKIMAN JABODETABEK: Akses transportasi mendesak ditingkatkan

JAKARTA--Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) minta Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah se Jabodetabek k meningkatkan akses jalan menuju kawasan permukiman. Ketua Umum Apersi Edi Ganefo menilai akses jalan
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 05 Maret 2013  |  14:06 WIB

JAKARTA--Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) minta Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah se Jabodetabek k meningkatkan akses jalan menuju kawasan permukiman.

Ketua Umum Apersi Edi Ganefo menilai akses jalan dan jalur KA menuju sejumlah kawasan perumahan menjadi masalah utama karena kurang diperhatikan pemerintah daerah di Jabodetabek.

Dengan akses sarana transportasi massal di sejumlah kawasan permukiman di Jabodetabek dapat mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke moda transportasi umum.

"Pengalihan ke moda transportasi umum akan mengurangi kemacetan di wilayah Jabodetabek," katanya, Selasa (5/2/2013).
 
Pihaknya mendukung rencana pengembangan sarana transportasi massal berbasis jalan dan rel sehingga masyarakat dapat menggunakan moda transportasi umum menuju DKI Jakarta.

Pembangunan kawasan permukiman, tuturnya, harus sesuai rencana tata ruang wilayah (RTRW) masing-masing pemerintah daerah di Jabodetabek sehingga terintegrasi dengan sarana transportasi massal.

Edi juga mengingatkan pembangunan kawasan perumahan di Jabodetabek permukiman tidak boleh dilakukan di daerah resapan air dan kawasan hijau.  

Izin pembangunan kawasan permukiman dikeluarkan oleh pemerintah daerah di kawasan Jabodetabek.

"Jika ada pengembang yang bangun kawasan perumahan karena sudah ada izin dan ternyata tidak sesuai tata ruang, berarti ada perampokan kebijakan yang dibuat oleh pemerintahan sebelumnya," ujarnya.  (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi permukiman

Sumber : Henrykus F. N. Wedo

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top