Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengendalian BBM di Jateng, Dipastikan Kuota Mencukupi

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi untuk menjaga kuota tetap terpenuhi.
News Writer
News Writer - Bisnis.com 03 Februari 2013  |  21:59 WIB

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi untuk menjaga kuota tetap terpenuhi.

Menurut Teguh Dwi Paryono, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jateng,  BPH Migas menetapkan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubdisi untuk wilayah Jateng sebesar 4,76 juta kiloliter (KL) dengan rincian 3,1 juta KL premium dan 1,66 juta KL solar.

Dia menjelaskan,  bila pengendalian terhadap BBM subsidi berjalan optimal, maka tidak akan terjadi kelangkaan bahan bangkar di Jateng, serta kuota yang ditentukan oleh BPH Migas bisa cukup.

“Kelangkaan BBM subsidi merupakan ulah spekulan serta penyelewengan. Kalau BPH Migas serta aparat kepolisian bisa mencegah dan menindak mereka tentunya tidak akan ada kelangkaan,” ujarnya.

Meski akan memperkuat pengendalian BBM subsidi, namun beberapa daerah di Jateng diketahui tidak siap untuk menyalurkan BBM non subsidi. Salah satunya adalah Kudus yang belum memiliki SPBU dengan pompa dispenser solar non subsidi atau Pertamina Dex.

"Kalaupun ada yang membeli solar nonsubsidi, kami hanya bisa melayani pembelian Pertamina dex yang disediakan dalam jeriken berisi 10 liter," kata Wakil Ketua DPC Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas Pati Muhammad seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, permintaan untuk Pertamina Dex di Kudus selama ini sangat jarang. Beberapa mobil mewah yang membutuhkan Pertaminan Dex biasanya membeli dalam kemasan jeriken berisi 10 liter.

Lukman Hakim, Pengelola salah satu SPBU di Kudus, mengatakan pihaknya menyediakan Pertamina Dex dalam kemasan jeriken. Namun, lanjutnya, permintaan sangat sedikit, bahkan dalam sehari belum tentu ada yang beli.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

subsidi pertamina bbm subsidi kuota bbm
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top