Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PASAR ELEKTRONIK: Pasar TV lesu, Sony dan Samsung tahan harga

TOKYO: Dua produsen elektronik terbesar di dunia, Sony Corp dan Samsung Electronics Co, meminta peritel Amerika Serikat mempertahankan harga minimum produk televisi untuk meningkatkan profitabilitas akibat penurunan permintaan global.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  08:06 WIB

TOKYO: Dua produsen elektronik terbesar di dunia, Sony Corp dan Samsung Electronics Co, meminta peritel Amerika Serikat mempertahankan harga minimum produk televisi untuk meningkatkan profitabilitas akibat penurunan permintaan global.

Kebijakan Sony yang dimulai bulan lalu tersebut dinilai efektif bagi penjualan sekitar 120 model TV, camcorder, pemutar audio, dan komputer tablet.“Meskipun demikian, kebijakan tersebut tidak termasuk untuk komputer Vaio,” ujar juru bicara perusahaan Keizo Masuda seperti dikutip dari Bloomberg hari ini.Langkah ini terpaksa dilakukan setelah pengiriman TV tahun lalu turun untuk pertama kalinya sejak 2004. Hal itu menyebabkan penurunan harga dan rekor kerugian pada industri manufaktur Jepang.Produsen TV terbesar ketiga di dunia tersebut memperkirakan pihaknya akan mengalami kerugian tahunan untuk ke-9 kali berturut-turut dari penjualan TV pada tahun ini.Awal bulan ini, perusahaan yang berbasis di Tokyo itu memprediksi penjualan TV akan turun 11% menjadi 17,5 juta unit dan akan menyebabkan kerugian 80 miliar yen (US$ 1 miliar).

Sementara itu, pemimpin pasar televisi Samsung merilis sejumlah model baru dan teknologi untuk mengisi lebih banyak konsumen.Berbeda dengan Sony, juru bicara perusahaan Ki Nam Yung menuturkan Samsung menerapkan program mempertahankan harga minimum itu sejak awal tahun ini. (Bloomberg/12/arh)

 

SITE MAP:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top