Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROYEK KEBUN RAYA: DPRD Kalsel konsultasi ke Mendagri

BANJARMASIN: Badan Anggaran DPRD Kalimantan Selatan mengonsultasikan rencana pembangunan kebun raya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Jakarta, Senin 21 Mei 2012."Yang kami konsultasikan, terutama mengenai pembiayaan yang akan menggunakan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Mei 2012  |  03:29 WIB

BANJARMASIN: Badan Anggaran DPRD Kalimantan Selatan mengonsultasikan rencana pembangunan kebun raya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Jakarta, Senin 21 Mei 2012."Yang kami konsultasikan, terutama mengenai pembiayaan yang akan menggunakan anggaran dengan sistem `multiyears` (tahun jamak)," ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudianoor, seusai konsultasi tersebut.Rombongan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel itu dipimpin Ketua Dewan tersebut, Nasib Alamsyah dari Partai Golkar, yang diterima Syariful dari Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kemendagri.Dia menerangkan rencana pembiayaan yang mau diusulkan dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kalsel 2012 itu sebesar Rp26 miliar."Namun pihak Kemendagri menyarankan, pembiayaan untuk kebun raya tersebut masuk dalam APBD 2013," ungkapnya lewat BBM (telepon selular) kepada wartawan."Kita perlu konsultasi agar tidak menyalahi aturan, terutama buat proyek yang penyelesaiannya memerlukan beberapa tahun anggaran atau menggunakan sistem multiyears," lanjut poltisi Partai Demokrat itu.

 

Pembangunan kebun raya itu rencananya seluas 150 hektare di kawasan pusat perkantoran pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel di Banjarbaru (35 Km utara Banjarmasin)."Rencana kebun raya di `kota idaman` Banjarbaru itu lebih luas dari Kebun Raya Bogor Jawa Barat, yang master plannya disiapkan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kalsel," tuturnya.Penetapan areal kebun raya daerah Kalsel itu berdasarkan penelitian dari LIPI, yang memutuskan kawasan perkantoran Pemprov lebih cocok dibandingkan dengan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Kalsel.Kebun raya satu-satunya di kawasan Kalimantan itu, untuk melestarikan jenis tanaman daerah, dan sebagai laboratorium lapangan, pendidikan dan eko wisata."Karena itu, pada prinsipnya DPRD Kalsel mendukung rencana pembangunan kebun raya tersebut," demikian Iqbal.  (Antara/Bsi)

 

BERITA FINANSIAL PILIHAN REDAKSI:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top