16 Militan AL-QAIDA tewas di Yaman

SANAA: Sedikitnya 16 militan Al-Qaida tewas dalam pertempuran dengan militer untuk memperebutkan kendali atas daerah-daerah di Yaman selatan dan timur, kata kementerian pertahanan, Senin.Sebuah pernyataan kementerian itu mengutip seorang pejabat di Abyan,
News Editor | 24 April 2012 02:13 WIB

SANAA: Sedikitnya 16 militan Al-Qaida tewas dalam pertempuran dengan militer untuk memperebutkan kendali atas daerah-daerah di Yaman selatan dan timur, kata kementerian pertahanan, Senin.Sebuah pernyataan kementerian itu mengutip seorang pejabat di Abyan, provinsi yang dilanda pertempuran di Yaman selatan, yang mengatakan, militer menembakkan serangkaian bom artileri ke posisi Al-Qaida di dekat kota Loder pada Minggu larut malam, menewaskan 13 militan.Menurut pejabat lokal itu, pemboman tersebut memaksa kelompok militan tersebut mundur dari posisi yang baru mereka kuasai di sekitar kota strategis itu, dan kelompok sipil bersenjata pro-militer, Komite Perlawanan Rakyat, membantu penyerangan itu.Bentrokan mematikan itu terjadi sehari setelah 17 militan Al-Qaida tewas dalam serangan udara terhadap salah satu tempat persembunyian mereka di Loder.Sedikitnya tiga militan lagi tewas di tempat lain Minggu, dalam serangan udara terhadap sejumlah kendaraan yang bepergian di kawasan gurun terpencil di provinsi Marib, Yaman timur, kata kementerian itu dalam pernyataan tersebut.Tidak jelas apakah serangan udara itu dilakukan oleh angkatan udara Yaman atau pesawat tak berawak AS. Rabu, Washington Post melaporkan, pesawat-pesawat tak berawak AS melancarkan delapan serangan udara di Yaman dalam empat bulan terakhir.Menurut laporan itu, Badan Intelijen Pusat AS (CIA) meminta izin untuk melancarkan serangan lebih lanjut pesawat tak berawak di Yaman, meski ada risiko korban mungkin bukan teroris.AS tidak pernah secara resmi mengakui penggunaan pesawat tak berawak terhadap Al-Qaida di Yaman, yang dianggap sebagai cabang paling aktif dan mematikan dari jaringan teror global itu dan menjadi pusat perang melawan teror.Militan berusaha menguasai Loder sejak pertengahan April, dalam upaya memperkuat keberadaan mereka di provinsi Abyan yang sebagian besar telah mereka kuasai.Sedikitnya 222 orang, termasuk 183 militan, tewas dalam waktu lima hari ketika gerilyawan Al-Qaida berusaha menguasai kota Loder. (Antara/AFP/arh)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top