UKM SULSEL: 265.000 Pengusaha garap industri kreatif

 
News Editor | 12 April 2012 18:52 WIB

 

MAKASSAR: Dinas Koperasi dan UMKM mencatat sebanyak 265.000 unit usaha mikro, kecil maupun menengah yang beroperasi di Sulawesi Selatan bergerak di sektor industri kreatif. 

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan A.M. Yamin mengatakan dari 860.000 unit usaha mikro kecil dan menengah yang terdata, 30% di antaranya bergerak pada sektor industri kreatif seperti kerajinan, fashion, periklanan, kuliner, desain, event organizer dan lain sebagainya. "Hingga tahun 2012, jumlah UMKM di Sulsel sudah mencapai 860.000 unit dengan 30% diantaranya bergerak pada bidang industri kreatif," ujarnya kepada Bisnis hari ini.

 

Dia menambahkan, untuk lebih mengembangkan industri kreatif di kalangan UMKM, kata Yamin, tahun ini pihaknya segera membangun galeri khusus bertempat di Celebes Convention Center (CCC) untuk menampung semua produk-produk industri kreatif.

 

Menurutnya, langkah tersebut akan mendukung upaya dalam mempromosikan produk UMKM agar mendapatkan perhatian dari masyarakat luas yang kemudian juga dapat dijadikan salah satu tolak ukur kualifikasi produk. Kegiatan tersebut diklaim akan meringankan beban pengeluaran pelaku UMKM dalam memasarkan produknya, apalagi program ini tidak dipungut biaya.

 

Yamin memaparkan, Dinas Koperasi juga tengah menggencarkan advokasi di kalangan UMKM, agar produk yang mereka hasilkan mampu bersaing di pasaran, dengan kemudahan memperoleh izin usaha sertifikat halal dan kelayakan serta beberapa hal lainnya.

Pertumbuhan UMKM juga didukung dengan perkembangan realisasi penyaluran kredit usaha rakyat yang selalu menunjukkan perkembangan hingga 30,93% setiap tahunnya dengan loan to deposit ratio (LDR) mencapai 127%. "Bahkan pada awal Februari 2012, realisasi KUR sudah mencapai Rp3,8 triliun, dimana pada akhir 2011 realisasinya Rp3,5 triliun," ungkapnya.

 

Adapun realisasi penyaluran KUR di Sulsel secara nasional menempati peringkat keempat di bawah Jawah Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Untuk itu, dalam memperkuat bisnis UMKM, fokus instansi tersebut bukan hanya pada persoalan pembentukan jiwa entrepreneur para pelaku usaha, melainkan juga pada persoalan manajemennya, dari usaha kecil, mikro hingga naik ke menengah banyak yang terkendala.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel La Tunreng menegaskan pihaknya akan ikut berperan aktif dalam pengembangan UMKM di daerah ini. Salah satunya, Apindo akan membantu pelaku usaha skala UMKM yang akan melakukan ekspansi bisnis ke skala besar. "Karena perlu diingat, Apindo tidak hanya mengurusi pelaku usaha skala besar, tapi juga unit usaha skala mikro, kecil, dan menengah," tegasnya. (sut)

 

Sebaran  Usaha Mikro Kecil Menengah di Sulawesi Selatan

Indikator

Total unit usaha

Usaha Mikro

161.875

Usaha Kecil

33.555

Usaha Menengah

2.194

Sumber: Bank Indonesia, 2011

Sumber : Amri Nur Rahmat

Tag :
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top