GEMPA ACEH: Aceh Barat derita kerugian Rp1 miliar

JAKARTA: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengalami kerugian sebesar Rp1 miliar akibat gempa melanda wilayah itu, Rabu (11/4) berkekuatan 8,5 skala Richter."Kerusakan parah memang belum kita temukan,
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 12 April 2012  |  13:23 WIB

JAKARTA: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengalami kerugian sebesar Rp1 miliar akibat gempa melanda wilayah itu, Rabu (11/4) berkekuatan 8,5 skala Richter."Kerusakan parah memang belum kita temukan, namun yang sudah kami perhitungan sementara nilainya mencapai Rp1 miliar atau bisa lebih," kata Kepala pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ahmad Dadek di Meulaboh, seperti dikutip dari Antara.Teuku Ahmad Dadek mengatakan Pemkab Aceh Barat sejak Kamis pagi mulai melakukan penyisiran ke sejumlah kawasan yang mengalami kerusakan infrastruktur terutama sarana umum seperti jembatan.Teuku Dadek menyebutkan perhitungan Rp1 miliar tersebut hanya dilihat dari kerusakan konstruksi pada jembatan Cot Malaka di Kecamatan Bubon, penghubung jalan Meulaboh-Banda Aceh.Ia juga menyatakan, dalam beberapa hari ini pengguna jalan harus dialihkan sementara melewati jalan lain, karena kondisi fisik konstruksi kepala jembatan terputus akibat gempa pertama berkekuatan 8,5 SR pukul 15.38 WIB."Kerusakan jembatan terjadi pada gempa pertama, kemudian pada gempa kedua berkekuatan 8,1 menambah kerusakan sisi kepala jembatan, sehingga terpisah," jelas Dadek.Lebih lanjut dikatakan, konstruksi jembatan Cot Malaka itu memang sebelumnya dibangun sebagai jembatan darurat bagi warga Kecamatan Bubon saat terperangkap banjir.Karena itu, katanya, konstruksi bahan jembatan tidak begitu kokoh, sebab hanya sebagai jembatan darurat dan masih membutuhkan perbaikan sebagai sarana penghubung pengguna kendaraan roda empat dan roda dua.Meskipun ke depan, aktivitas masyarakat berdomisili di wilayah Kecamatan Bubon sudah kembali normal, karena masih ada jalan alternatif lain dapat digunakan masyarakat apabila tidak membawa kendaraan."Dalam waktu dekat ini jembatan akan kita perbaiki, pihak Dinas Bina Marga sudah menghitung berapa biaya pembangunan kembali, mungkin juga ada lagi daerah lain yang belum kita temukan," pungkasnya.(api) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top