Pendidikan finansial masuk pelajaran IPS

BANDUNG: Bank Indonesia berencana memasukan program pendidikan finansial dalam mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS) pada kurikulum berbagai jenjang pendidikan.Deputi Gubernur BI Bidang Pengaturan dan Penelitian Perbankan Muliaman Hadad mengatakan
M. Munir Haikal
M. Munir Haikal - Bisnis.com 25 September 2011  |  17:37 WIB

BANDUNG: Bank Indonesia berencana memasukan program pendidikan finansial dalam mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS) pada kurikulum berbagai jenjang pendidikan.Deputi Gubernur BI Bidang Pengaturan dan Penelitian Perbankan Muliaman Hadad mengatakan program pendidikan secara keseluruhan akan diterapkan mulai jenjang sekolah dasar (SD) melalui kerja sama dengan Kemendiknas."Kami sudah siapkan mengenai materi edukasi finansial ini dan sudah akan masuk kurikulum pembelajaran. Tidak hanya murid tetapi akan termasuk untuk guru-gurunya," jelasnya, kemarin.Dia menilai pendidikan keuangan yang baik akan berdampak positif terhadap pembangunan perekonomian dan pasar uang, terutama dalam hal paling dasar seperti menabung di bank.Menurut dia, program ini sudah masuk dalam tahap proyek percobaan di enam daerah, antara lain DKI Jakarta, Semarang, Bandung, Medan, Banjarmasin dan Makassar. Keenam daerah tersebut juga merupakan daerah proyek percobaan untuk program TabunganKu.Sementara itu penyusunan modal pendidikan dilakukan langsung oleh Bank Sentral bersama 250 guru, kepala sekolah, dinas pendidikan dan Kemendiknas serta akademisi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam sebuah loka karya.Di luar itu, tambahnya, BI juga menggagas ekstrakurikuler pengenalan keuangan seperti bank kecil yang akan dikelola oleh murid sekolah. Hal itu diharapkan dapat membuat murid belajar langsung mengenai kegiatan operasional perbankan.Selain pendidikan finansial, Muliaman juga mewacanakan peningkatan kelayakan finansial, yaitu mendekatkan serta meningkatkan kemampuan serta paparan masyarakat terhadap lembaga keuangan. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top