Kiriman udara Posindo Balikpapan melonjak 130%

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 September 2011  |  16:38 WIB

 

BALIKPAPAN: PT Pos Indonesia (Posindo) Cabang Balikpapan mencatat lonjakan jumlah kiriman paket melalui udara pada Juli dan Agustus sebesar 130% menjadi 46 ton per bulan  seiring dengan rangkaian momen tahun ajaran baru dan Lebaran.
 
Kepala Cabang Kantor Pos Cabang Balikpapan Hayudi Yulianto mengatakan momen tahun ajaran baru dan Lebaran menjadi pemicu kenaikan jumlah kiriman paket dari Balikpapan.
 
Dia mengatakan volume kiriman paket melalui udara pada Juli dan Agustus masing-masing 46 ton, melonjak signifikan dibandingkan dengan hari biasa (kondisi normal).  "Tren kenaikan ini hampir sama setiap tahun," ujarnya kepada Bisnis hari ini.
 
Kenaikan jumlah pengiriman paket tersebut juga diikuti oleh penerimaan paket yang masuk ke Balikpapan yang jumlah peningkatannya lebih besar dibandingkan pengiriman. Hayudi memperkirakan banyaknya penerimaan paket pesawat di Balikpapan karena arus barang yang ada memang berasal dari luar Pulau Kalimantan.
 
Kebutuhan barang yang diproduksi di Pulau Jawa turut menyumbang besarnya penerimaan tersebut. Hayudi menjelaskan jumlah barang yang berasal dari Pulau Jawa mencapai 60%.
 
Sementara untuk kiriman darat dan laut, tambah Hariyadi, juga terjadi peningkatan pada bulan lalu. Hanya saja jumlah peningkatannya tidak sebesar pengiriman paket melalui udara.
 
"Kalau paket laut yang masuk ke Kalimantan kenaikannya sekitar 50 ton dari 250 ton per bulan," ujarnya.
 
Dia mengakui naik tipisnya angka pengiriman tersebut dipengaruhi oleh kebijakan Pemerintah Daerah menyiapkan stok barang sejak dua bulan sebelum lebaran. Akibatnya harga tetap stabil di pasaran karena lonjakan permintaan tidak begitu besar.
 
Hayudi memprediksi pada Juli dan Agustus 2012 peningkatan pengiriman paket bisa lebih besar lagi. Mengingat kalender liburan waktunya hampir berdekatan.
 
Hanya saja pihaknya tidak mempersiapkan strategi khusu guna menghadapi lonjakan tersebut. Asumsi yang ia gunakan karena selama ini lonjakan pengiriman selalu bisa diatasi kapanpun waktunya sehingga hanya tinggal mengiptimalkan sunber daya yang ada.
 
Pihaknya juga telah memiliki perjanjian kerja sama dengan Garuda Indonesia untuk menganstisipasi lonjakan. Dari kerja sama tersebut, seluruh rute Garuda bisa digunakan untuk pengiriman paket Pos. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top