Walikota Bekasi diisukan kabur

JAKARTA: Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Salemba Jakarta Timur Toro membantah informasi tentang kaburnya Walikota Pemerintah Kota Bekasi Mochtar Mohammad ketika ingin dijemput oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Inda Marlina
Inda Marlina - Bisnis.com 31 Desember 2010  |  04:54 WIB

JAKARTA: Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Salemba Jakarta Timur Toro membantah informasi tentang kaburnya Walikota Pemerintah Kota Bekasi Mochtar Mohammad ketika ingin dijemput oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Toro, Mochtar tetap berada di LP namun dalam kondisi sakit sehingga pemeriksaan terhadap politisi PDI Perjuangan itu dilakukan. Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan oleh tim dokter dari pihak LP Salemba. "Ada tensi dan kolesterol yang cukup tinggi, sehingga yang bersangkutan diperiksa oleh tim dokter internal. Saya tidak tahu apakah nanti pemeriksaan penyidikan akan dilakukan oleh KPK," ujar Toro ketika dikonfirmasi pers di Jakarta hari ini. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan Ferri Wibisono mengatakan pihaknya akan mengecek terlebih dahulu tentang masalah tersebut. Termasuk, sambung dia, adalah untuk melakukan pemeriksaan yang bersangkutan sebagai tersangka. Sebelumnya beredar kabar bahwa Mochtar Mohammad tidak berada di LP Salemba ketika dijemput oleh pihak KPK. Pada 13 Desember 2010, penahanan Walikota Kota Bekasi Mochtar Mohammad di rumah tahanan Salemba, Jakarta Pusat dilakukan KPK terkait dengan kasus dugaan korupsi dalam penerimaan hadiah Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan penggunaan APBD 2010. KPK menjerat Mochtar dengan sejumlah pasal yakni Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 5 ayat (1), Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 12 UU No.31/1999 sebagaimana diubah menjadi UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dugaan korupsi yang dilakukan adalah terkait dengan penggunaan dana APBD dan penyuapan dalam piala Adipura 2010.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top