Pandeglang gelar pilkada ulang

PANDEGLANG: Pandeglang besok menggelar pencoblosan ulang pilkada, menyusul keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) agar KPU setempat melaksanakan pemungutan suara ulang.
News Editor | 25 Desember 2010 13:27 WIB

PANDEGLANG: Pandeglang besok menggelar pencoblosan ulang pilkada, menyusul keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) agar KPU setempat melaksanakan pemungutan suara ulang.

MK, pada 4 November 2010 mengeluarkan putusan agar KPU Pandeglang menggelar pemungutan suara ulang di seluruh TPS, karena pada pilkada 3 Oktober 2010 terjadi pelanggaran yang dilakukan pasangan nomor urut 6 (Erwan Kurtubi-Heryani).

Dalam putusan atas gugatan hasil pilkada yang diajukan pasangan Irna Narulita-Apud Mahpud itu, MK juga menyatakan pencoblosan ulang diikuti semua pasangan calon yang ikut dalam pilkada di Pandeglang.

Pilkada Pandeglang diikuti enam pasangan calon, yakni Yoyon Sudjana-M.Oyim, Djadjat Mudjahidin-Endjat Sudirdjat, Sunarto-Agus Wahyu Wardhana yang maju melalui jalur independen. Kemudian pasangan Edi Suhaedi-Aprilia Hedysanty Puteri, Irna Narulita-Apud Mahfud dan Erwan Kurtubi-Heryani yang diusung gabungan partai politik.

Sementara itu, sebanyak 837 personel dari Polres, TNI dan dinas/instansi terkati akan mengamankan pelaksanaan pencoblosan ulang pilkada itu.

Kapolres Pandeglang AKBP Alex Fauzi Rasyad menjelaskan, personel keamanan yang terlibat dalam pengemanan pencoblosan ulang itu, berasal dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Satuan Polisi Pamong Praja serta Badan Kesetuan Bangsa, Perlindungan Masyarakat dan Politik.

"Total personel yang terlibat dalam pengamanan 837 orang, yang akan mengamankan pada setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan lokasi lain yang dianggap perlu," katanya.

Alex juga optimistis pelaksanaan pencoblosan ulang pilkada Pandeglang akan berjalan aman dan lancar. Selama ini, kata dia, suasana keamanan di Wilayah Kabupaten Pandeglang relatif kondusif. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top