Indomobil incar penjualan Rp14 triliun

News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Desember 2010  |  09:05 WIB

JAKARTA: PT Indomobil Sukses International Tbk mengincar penjualan senilai Rp12 triliun hingga Rp14 triliun pada 2011, seiring proyeksi pertumbuhan industri otomotif serta komitmen pemerintah dalam menangani persoalan infrastruktur.

Direktur Utama Indomobil Sukses International Gunadi Sindhuwinata mengatakan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, penjualan otomotif tumbuh rata-rata sebesar 10%."Proyeksi kami penjualan akhir tahun ini bisa mencapai Rp10 triliun, tahun depan antara Rp12 triliun sampai dengan Rp14 triliun," ujarnya kepada wartawan seusai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPLB), hari ini.Gunadi optimistis angka penjualan tahun depan terkerek naik, setelah tahun ini perseroan mampu merampungkan utang milik perseroan kepada para kreditur.Dalam RUPSLB hari ini, para pemegang saham menyetujui konversi utang perseroan dengan kode saham IMAS ini, menjadi saham (debt to equity swap) senilai Rp360 miliar kepada PT Tritunggal Intipermata."Paling penting dilihat, Rp360 miliar ini bukan lagi pinjaman kita lagi. Otomatis akan lebih meringankan struktur permodalan kami," tuturnya.Pascaaksi korporasi tersebut, Tritunggal Intipermata menguasai 23,57% saham di Indomobil, sementara pemegang saham mayoritas PT Cipta Sarana Duta yang awalnya menguasai 72,36% terdilusi menjadi Rp69,8%.

Awalnya Tritunggal Intipermata memiliki 20,47% saham Indomobil, sementara porsi saham publik berubah dari 6,90% menjadi 6,63% setelah konversi utang tersebut.Indomobil Sukses International tercatat memiliki utang senilai Rp360 miliar. Utang ini terdiri dari Rp30,7 miliar yang dimiliki perseroan dan Rp329,3 miliar milik anak perusahaannya.Melalui konversi utang menjadi saham ini, perseroan menerbitkan saham baru kepada Tritunggal Intipermata sejumlah Rp40,48 juta lembar saham dengan harga konversi Rp8.894.Pada pelaksanaan akhir restrukturisasi ini, nilai pasar wajar per saham dan nilai buku ekuitas per saham milik perseroan masing-masing sebesar Rp5.569/saham dan Rp1.017/saham.Riset PT NISP Sekuritas yang dirilis 24 November 2010 menyebutkan penjualan otomotif sampai dengan 10 bulan pertama tahun ini mencapai 625.329 unit kendaraan roda empat, sementara roda dua sebanyak 6,19 juta unit.Analis NISP Sekuritas Bagus Hananto memaparkan penjualan kendaraan roda empat merek Suzuki mencapai 58.041 unit, sedangkan roda dua mencapai 440.995 unit. Indomobil merupakan salah satu agen tunggal pemegang merek (ATPM) produk otomotif Suzuki. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top