Pencabutan subsidi BBM bukan langkah tepat

JAKARTA: Wakil Ketua DPR Anis Matta menilai pencabutan subsidi BBM seluruh kendaraan roda empat plat hitam untuk mengalihkan beban APBN pemerintah bukan langkah yang tepat.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 05 Desember 2010  |  13:06 WIB

JAKARTA: Wakil Ketua DPR Anis Matta menilai pencabutan subsidi BBM seluruh kendaraan roda empat plat hitam untuk mengalihkan beban APBN pemerintah bukan langkah yang tepat.

"Secara teknis itu tidak signifikan karena akar masalah bukan pada pencabutan subsidi," ujar Anis kepada Bisnis di Jakarta, Minggu.

Anis melihat ada hal lebih fundamental dari sekedar menarik subisidi BBM yakni kemampuan masyarakat. "Kita tidak bisa melihat ini seolah berdiri sendiri," katanya.

Konsep pencabutan subsidi BBM, menurut Anis, ialah mengurangi beban pemerintah kemudian mengalihkannya pada masyarakat.Sekjen PKS ini menilai akar permasalahan yang harus dipikirkan ialah kemampuan daya beli masyarakat. Daya beli tersebut sangat tergantung pada peningkatan kesejahteraan. "Kalau dayabeli masyarakat meningkat dia tidak akan masalah dengan pengalihan beban itu," ujarnya.Kompensasi dari pencabutan BBM, pemerintah harus membuka lapangan pekerjaan baru. "Kalau pemerintah tidak kompensasi dengan lapangan kerja baru, masalah ini akan menjadi bom waktu," tegas Anis. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top