Obama dapat kejutan dari gay

PANGKALAN UDARA BAGRAM: Dalam upayanya mengakhiri pelarangan terhadap gay di militer, Presiden AS Barack Obama mendapat dorongan yang mengejutkan selama kunjungan terakhirnya ke Afghanistan saat seorang perempuan penyanyi membawakan lagu "I Kissed
News Editor
News Editor - Bisnis.com 04 Desember 2010  |  14:54 WIB

PANGKALAN UDARA BAGRAM: Dalam upayanya mengakhiri pelarangan terhadap gay di militer, Presiden AS Barack Obama mendapat dorongan yang mengejutkan selama kunjungan terakhirnya ke Afghanistan saat seorang perempuan penyanyi membawakan lagu "I Kissed a Girl".

Ini adalah pilihan musik yang tak umum buat acara penyambutan seorang presiden, tapi lirik lagu sesama jenis yang dilantunkan dan dipopulerkan oleh Katy Perry sejalan dengan perdebatan politik di Washington, tempat para senator berdebat mengenai perizinan untuk secara terbuka menerima gay di angkatan bersenjata.

Saat sejumlah tentara AS menunggu Obama untuk naik panggung dalam kunjungannya tanpa pengumuman ke Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan, Jumat, satu grup band menghangatkan keadaan dengan menampilkan singel terobosan Katy Perry.

"I kissed a girl and I liked it," demikian antara lain isi lirik lagu laris 2008 tersebut. "It felt so wrong, it felt so right."

Obama telah menyeru Kongres agar mengubah hukum saat ini, yang dikenal sebagai peraturan "Don`t Ask, Don`t Tell", yang mengharuskan tentara menyembunyikan orientasi seks mereka atau diusir dari militer.

Seorang bintang pop lain, Lady Gaga, sudah memasuki kehebohan politik mengenai masalah itu. Lady Gaga menghadiri pertemuan terbuka dan mengeluarkan rekaman video yang mendesak diakhirinya larangan tersebut, dan mengatakan itu "secara tak adil melarang kaum homoseksual untuk mengabdi buat negara dengan mengenakan seragam".

Sebelumnya Menteri Pertahanan AS Robert Gates mendesak Kongres untuk mencabut larangan penerimaan anggota militer gay. Namun dia berharap militer melakukan persiapan sebaik-baiknya sebelum kebijakan baru diterapkan.Pihak Pentagon menyatakan kemampuan berperang hampir tidak ada hubungan dengan apakah seorang anggota militer secara terbuka menyatakan diri sebagai gay atau tidak.Kajian tersebut juga mendapati sebagian besar anggota tidak mempermasalahkan bekerja dengan personil militer yang secara terbuka menyatakan diri sebagai homoseksual. (mrp)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top