Senin, 22 Desember 2014

BISNIS PERIKLANAN: Media Luar Harus Lebih Kreatif

Editor Selasa, 26/02/2013 02:51 WIB
JAKARTA--Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengoptimalisasi penggunaan light emitting diode (LED) dalam beriklan mengharuskan perusahaan media luar lebih kreatif. 
 
Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Harris Thajeb mengatakan media luar ruang harus meningkatkan kreativitas bukan sekadar menempatkan iklan pada lokasi yang strategis. Mereka harus mulai membentuk tim kreatif khusus. 
 
"Durasi rata-rata iklan LED di luar negeri biasanya singkat, hanya 15 detik. Kalau terlalu panjang, pesan iklan tidak tersampai kepada masyarakat," kata Harris kepada Bisnis, Senin (25/2/2013). 
 
Dia menambahkan terdapat hasil riset dari Amerika Serikat yang mengungkapkan bahwa penggunaan LED dalam beriklan lebih efisien dan efektif. Persentasenya hingga 40% dibandingkan dengan menggunakan media billboard. 
 
Namun, lanjutnya, di Amerika Serikat banyak masyarakat sebagai pejalan kaki sehingga iklan tersebut bisa dilihat lebih lama. Sekali lagi dia menekankan syaratnya, konten yang ditayangkan harus menarik. 
 
Harris meragukan hasil riset efektivitas iklan LED di luar negeri apakah bisa sama saat diterapkan di Jakarta. Mayoritas masyarakat di ibukota lebih suka menggunakan kendaraan. Kecuali bila iklan LED ini berlokasi di titik kemacetan. 
 
Pendapatan perusahaan iklan juga tidak akan naik signifikan terkait kebijakan ini. LED hanya merupakan media iklan tambahan dari yang sudah ada seperti cetak, televisi, radio, dan online. 
 
Dia menyarankan yang harus dipikirkan adalah bagaimana metode perhitungannya. Apakah per pemasang iklan atau per produk yang ditampilkan. Misalnya pada perusahaan mobil dengan banyak jenis produk. 
(Faa)
 
Apps Bisnis.com available on:    
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...