Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Konflik di Timur Tengah Memanas, Jadwal Penerbangan Terganggu

Konflik di Timur Tengah membuat beberapa negara melakukan pembatasan atau penutupan wilayah udara mereka untuk penerbangan komersil maupun penerbangan lainnya.
Asap membumbung setelah Israel diduga menyerang bangunan yang dekat dengan kedutaan besar Iran di Damaskus, Suriah, 1 April 2024./Reuters
Asap membumbung setelah Israel diduga menyerang bangunan yang dekat dengan kedutaan besar Iran di Damaskus, Suriah, 1 April 2024./Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Konflik di Kawasan Timur Tengah kian memanas setelah serangan Israel ke fasilitas diplomatis Iran di Damascus dan serangan balasan Iran ke Israel. 

Eskalasi situasi keamanan di Timur Tengah tersebut telah menyebabkan beberapa negara di Timur Tengah melakukan pembatasan atau penutupan wilayah udara mereka untuk penerbangan komersil maupun penerbangan lainnya.

Kementerian Luar Negari (Kemlu) mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI)  yang berencana melakukan perjalanan dengan rute penerbangan melewati wilayah udara atau transit bandara di negara-negara Timur Tengah mengantisipasi adanya gangguan jadwal penerbangan. 

"Diimbau untuk mengantisipasi gangguan jadwal penerbangan [flight disruption] dan segera menghubungi maskapai masing-masing untuk mendapatkan update penerbangan," tulis Kemlu dalam keterangan resmi, Senin (15/4/2024). 

Sejauh ini Kemlu dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memantau dari dekat eskalasi konflik di wilayah tersebut. 

Kemlu juga mengimbau seluruh WNI yang berencana untuk bepergian ke Iran dan Israel untuk menunda rencana perjalanan.

"Jika menghadapi situasi kedaruratan agar segera menghubungi nomor hotline Perwakilan RI terdekat atau mengakses aplikasi bergerak Safe Travel Kemlu," tambah Kemlu. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Thomas Mola
Editor : Thomas Mola
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper