Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PDIP Sebut Ada Gerakan Intimidasi di Solo, Singgung Gibran-Prabowo?

Ketua DPC PDIP Solo Hadi Rudyatmo mengklaim bahwa saat ini ada tindakan intimidasi dan inteversi kepada pihaknya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo FX Hadi Rudyatmo tiba di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (26/10/2022)./Istimewa
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo FX Hadi Rudyatmo tiba di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (26/10/2022)./Istimewa

Bisnis.com, SOLO - Hubungan antara PDI Perjuangan dan Gibran Rakabuming Raka dinilai memanas karena masalah pencalonan calon wakil presiden.

Gibran dinilai sudah mundur dari PDIP setelah resmi diangkat menjadi cawapres Prabowo. Ia pun diminta mundur sebagai kader.

Sayangnya hingga kini, Gibran tak memberikan keterangan secara lengkap mengenai masalah tersebut. Namun ia mengaku akan mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) setelah diminta untuk mundur.

Terbaru, keadaan partai banteng di Kota Solo juga menjadi perhatian masyarakat lantaran hubungan dengan Gibran diklaim retak.

Pada Rabu (8/11/2023), Ketua DPC PDIP Solo F.X. Hadi Rudyatmo menilai ada gerakan intimidasi yang dilakukan untuk partainya.

Hal ini diucapkannya karena sejumlah polisi mendatangi Kantor DPC PDIP Solo. Kejadian ini pun dinilai sebagai hal yang mendiskreditkan PDIP.

Rudy mengatakan bahwa kedatangan sejumlah polisi ke Kantor DPC PDIP Solo adalah tindakan tidak wajar.

"Menurut saya ini hal yang enggak wajar. Karena apa pun yang dilakukan oleh aparatur negara termasuk TNI Polri ASN kalau tidak ada kegiatan, mampir di DPC kan hal yang tidak wajar. Itu bentuk atau membuat opini masyarakat menilai bahwa ada intervensi dari aparatur negara. Sehingga saya sangat mengimbau dan berharap kepada aparatur negara TNI Polri dan ASN ya bertindak netral,” ujar F.X. Hadi Rudyatmo, Rabu, dikutip dari Solopos.

Ia juga menyinggung bahwa saat ini ada pihak yang ingin dirinya mengerahkan massa.

“Sebagai Ketua DPC dan pernah jadi Wali Kota saya tetap ngeman kota saya sendiri. Tapi kalau ada perlakuan seperti itu saya merasa harus menyampaikan. Jangan-jangan ini mancing saya supaya ngerahkan massa. Enggak, saya tidak akan terpancing,”

Rudy menduga ada upaya-upaya untuk membuat kader PDIP merasa takut datang ke DPC PDIP Solo.

“Mungkin ingin buat seperti itu agar orang orang PDIP takut ke DPC. Kira-kira itu opini yang mau dibangun. Ngono ya ngono, nanging ojo ngono lah,” jelas dia.

Rudy juga meminta agar pihak-pihak yang merasa sedang berkuasa saat ini untuk tidak bertindak sombong. Dirinya kemudian membuat perumpaan Jawa dengan keadaan ini.

“Ojo adigang, adigung, adiguna. Aku Ketua DPC ne kok,” kata Rudy.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : JIBI
Sumber : Solopos
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper