Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Survei Capres Lanskap: Elektabilitas Prabowo-Gibran Unggul di Pulau Jawa

Survei capres Lanskap menunjukkan Prabowo-Gibran memperoleh 40,0 persen suara, Ganjar-Mahfud MD sebesar 34,3 persen dan Anies-Muhaimin sebesar 20,0 persen.
Survei Capres Lanskap: Elektabilitas Prabowo-Gibran Unggul di Pulau Jawa . Bakal calon presiden Prabowo Subianto (kiri) dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Rumah Sakit Pusat Angkata Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (26/10/2023). JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Survei Capres Lanskap: Elektabilitas Prabowo-Gibran Unggul di Pulau Jawa . Bakal calon presiden Prabowo Subianto (kiri) dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Rumah Sakit Pusat Angkata Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (26/10/2023). JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga dan Analisa Kebijakan Publik (Lanskap) merilis hasil survei terbaru dimana pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, unggul secara elektabilitas di Pulau Jawa.

Direktur Eksekutif Lanskap Mochammad Thoha menjelaskan Prabowo-Gibran memperoleh 40,0 persen, disusul Ganjar-Mahfud MD sebesar 34,3 persen dan Anies-Muhaimin sebesar 20,0 persen.

"Pasangan Prabowo-Gibran sejauh ini masih unggul di dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Jawa Timur. Anies-Imin hanya kuat di DKI Jakarta, dan untuk pasangan Ganjar Mahfud hanya kuat di Jawa Tengah saja," katanya dalam pemaparan daring di Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Berdasarkan kewilayahan, Provinsi DKI Jakarta, pasangan Anies-Muhaimin sebesar 34,1 persen, Ganjar-Mahfud sebesar 15,9 persen, Prabowo-Gibran sebesar 30,0 persen. Provinsi Jawa Barat, Anies-Muhaimin sebesar 23,4 persen, Ganjar-Mahfud sebesar 19,3 persen, Prabowo-Gibran sebesar 50,7 persen.

Provinsi Jawa Tengah, pasangan Anies-Muhaimin sebesar 11,3 persen, Ganjar-Mahfud sebesar 58,1 persen, Prabowo-Gibran sebesar 30,1 persen. Provinsi Jawa Timur, Anies-Muhaimin sebesar 18,8 persen, Ganjar-Mahfud sebesar 35,4 persen, Prabowo-Gibran sebesar 40,4 persen.

Thoha menjelaskan beberapa teori yang dipandang Lanskap mengapa Prabowo-Gibran menduduki ranking tertinggi dalam tangga elektabilitas tersebut. Salah satu yang terlihat adalah pasangan yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) tersebut dinilai masih menjadi representatif dari Joko Widodo sebagai Presiden.

"Paslon ini dipandang representatif konsolidasi Prabowo dan Jokowi. Arus pemilih Jokowi yang loyal dan lintas partai akan semakin deras mengalir mendukung paslon ini," ujarnya.

Apalagi jika melihat data reponden yang diwawancara juga mayoritas adalah pemilih Joko Widodo dan KH Maruf Amin dalam Pilpres 2019 lalu. Yang mana pendukung Jokowi-Amin sebesar 50,2 persen, sementara pendukung Prabowo-Sandi ada di 28,2 persen, serta yang tidak menjawab preferensi politik mereka di 2019 ada di 21,6 persen.

Alasan kedua menurut Thoha adalah pasangan Prabowo-Gibran dinilai juga sangat mengena di kalangan kaum muda khususnya milenial dan generasi Z (Gen-Z). Karena mereka merasa terwakili dengan sosok Gibran yang notabene masih berusia 36 tahun.

"Paslon ini representatif konsolidasi atau kolaborasi generasi tua dan muda. Ada pengakuan dan kebijaksanaan Prabowo kepada generasi muda untuk ikut serta atau terlibat atau berkolaborasi dalam membangun negara bangsa melalui politik (alih generasi)," paparnya.

Yang menjadi teori ketiga mengapa pemilih Prabowo-Gibran cenderung lebih banyak dalam survei ini, karena para responden menilai bahwa mereka melihat sosok Prabowo saat ini yang lebih ramah dan egaliter.

"Tampilan personal Prabowo dalam sosok yang sopan santun, ramah, terbuka, merangkul dan lebih egaliter, dinilai juga mendatangkan daya tarik elektoral yang kuat," katanya.

Survei itu diambil menggunakan sampel 880 responden yang ada di 4 (empat) provinsi di Pulau Jawa, yakni di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Rentang waktu yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah 26 Oktober - 2 November 2023 dengan direct interview.

Metodologi yang digunakan adalah probability sampling dan multistage random sampling dengan margin of error (MoE) kurang lebih 3,3 persen dengan tingkat kepercayaan hingga 95 persen.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper