Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

3M Akan PHK 2.500 Karyawannya

3M Co. berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.500 karyawan manufaktur.
Asahi Asry Larasati
Asahi Asry Larasati - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  20:37 WIB
3M Akan PHK 2.500 Karyawannya
3M dua kali memangkas prospek penjualan dan laba 2022 selama setahun penuh, karena dolar Amerika Serikat (AS) yang kuat dan permintaan yang goyah menambah tekanan dari inflasi dan gejolak rantai pasokan. - Bloomberg
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA - 3M Co. berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.500 karyawan manufaktur karena prospek ekonomi semakin tak terkendali dan perkiraan laba untuk 2023 jauh di bawah estimasi Wall Street
 
"Kami memperkirakan tantangan ekonomi makro akan terus berlanjut pada tahun 2023," kata CEO 3M Co. Mike Roman sebagaimana dikutip dari Bloomberg pada Selasa (24/1/2023),
 
Roman mengungkap, bahwa rencana PHK ini diperlukan untuk menyelaraskan dengan volume produksi yang sudah disesuaikan.
 
Perusahaan pembuat kertas Post-it, perlengkapan bedah, dan layar sentuh ini melihat pendapatan yang disesuaikan setahun penuh untuk 2023 dalam kisaran US$8,50 - 9,00 per saham, belum termasuk barang-barang khusus.
 
Angka tersebut di bawah perkiraan rata-rata analis. Sedangkan, penjualan organik dapat turun sebanyak 3 persen. Dampaknya, saham 3M turun sebanyak 4,7 persen sebelum dimulainya perdagangan reguler di New York. 
 
Hal ini menyusul gejolak bagi perusahaan manufaktur yang berbasis di St Paul, Minnesota, dan menunjukkan bahwa ada lebih banyak masalah lain di depan mata.
 
3M telah berjuang dengan melemahnya permintaan di segmen-segmen utama . Perusahaan ini juga menghadapi tanggung jawab atas kontaminasi yang disebabkan oleh bahan kimia, yang rencananya akan dihentikan produksinya pada akhir tahun 2025.
 
3M dua kali memangkas prospek penjualan dan laba 2022 selama setahun penuh, karena dolar Amerika Serikat (AS) yang kuat dan permintaan yang goyah menambah tekanan dari inflasi dan gejolak rantai pasokan.
 
Sebagai informasi, pengajuan sekuritas mengungkapkan 3M memiliki sekitar 95.000 karyawan pada akhir tahun 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PHK Massal wall street 3M Indonesia
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top