<p><strong>Bisnis.com</strong>, JAKARTA – Menteri Kesehatan<a href="https://www.bisnis.com/topic/714/budi-gunadi-sadikin" target="_blank" rel="noopener"> Budi Gunadi</a> menyebut, bahwa subvarian <a href="https://www.bisnis.com/topic/55035/omicron" target="_blank" rel="noopener">Omicron</a>, BN.1, tidak akan menyebabkan lonjakan kasus <a href="https://www.bisnis.com/topic/53310/Covid-19" target="_blank" rel="noopener">Covid-19</a> jelang momen <a href="https://www.bisnis.com/topic/37936/Natal-dan-Tahun-Baru" target="_blank" rel="noopener">Natal dan Tahun Baru</a> (Nataru) 2023. </p><p>Budi mengatakan, hal ini terlihat dari menurunnya jumlah varian baru Covid-19 yang ditemukan di Indonesia. Menurutnya, penurunan tersebut seharusnya juga berdampak pada penurunan jumlah kasus Covid-19. </p><p>"Gelombang Covid-19 itu terjadi bukan karena mobilitas, penyebab utamanya karena ada varian baru. Dengan Nataru, insya Allah nanti kalau yang saya lihat variannya sudah mulai turun harusnya [kasus Covid-19] akan turun," tutur Budi di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022). </p><p>Dia menuturkan belum ada negara di dunia yang melaporkan lonjakan kasus Covid-19 akibat subvarian BN.1, lantaran tingkat fatalitas subvarian ini belum dapat pastikan. </p><p>Sebelumnya, hingga Kamis (8/12/2022), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengidentifikasi 20 kasus Covid-19 yang disebabkan oleh subvarian BN.1. </p><p>Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menuturkan, puluhan kasus tersebut dilaporkan 6 provinsi di Indonesia.</p><p>Dia menambahkan, kasus tertinggi dilaporkan DKI Jakarta dengan total 9 kasus, kemudian diikuti Jawa Tengah dengan total 5 kasus, Kepulauan Riau dengan 3 kasus serta Sumatera Utara, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan dengan masing-masing 1 kasus. </p><p>"BN.1 merupakan subvarian baru setelah XBB.1 dan BQ.1 dan sudah ada kasusnya di Indonesia. Subvarian baru itu ada semua, kan masih [turunan] Omicron semua," terang Nadia di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis (8/12/2022). </p>
Menkes Klaim Omicron BN.1 Tak Akan Sebabkan Lonjakan Kasus Jelang Nataru
Menkes Budi Gunadi menyebut subvarian Omicron, BN.1, tidak akan menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 jelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Szalma Fatimarahma
Editor : Nancy Junita