Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Satgas Jokowi Tagih 4 Penunggak BLBI Senilai Rp125,3 Miliar!

Total tagihan yang ditanggung oleh empat pihak terhadap Satgas BLBI senilai Rp125,3 miliar.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 29 November 2022  |  06:04 WIB
Satgas Jokowi Tagih 4 Penunggak BLBI Senilai Rp125,3 Miliar!
Petugas menyegel aset Harta Kekayaan Lain (HKL) milik obligor Trijono Gondokusumo di Jl. Simprug Golf III No. 71 Kel. Grogol Selatan, Kec. Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (10/10/2022). Bisnis - Suselo Jati
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia atau Satgas BLBI menagih empat pihak yang masih memiliki tanggungan atau utang BLBI kepada negara.

Empat pihak yang dipanggil diminta untuk menghadap kepada satgas bentukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu di Gedung Syafruddin Prawiranegara lantai 4 Kementerian Keuangan pada hari Selasa 6 Desember pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

"Menghadap Ketua Pokja dan Tim Litigasi C," demikian tulis Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban dalam pengumuman yang dikutip dari koran Bisnis Indonesia, Selasa (29/11/2022).

Rionald memaparkan keempat pihak yang dipanggil itu mewakili tunggakan senilai puluhan miliar rupiah. Pertama, pengurus PT Nuansa Panggung Sejati, dalam hal ini diwakili oleh Direktur Budi Santosa dan Komisaris bernama Frans Winoto. Perusahaan ini memiliki tanggungan BLBI senilai Rp28 miliar.

Kedua, pengurus PT Ekapertama Adhi Sakti yang berkedudukan di Jalan Rasuna Said Kav.X-6 No.8, Jakarta Selatan. Mereka memiliki tanggungan BLBI yang harus dibayar kepada pemerintah senilai Rp31 miliar. 

Ketiga, pengurus PT Perajutan Apollo J yang berkedudukan di Semarang. Pengurus perusahaan ini ditagih karena memiliki tanggungan atau kewajiban yang perlu dituntaskan senilai Rp29,8 miliar.

Keempat, pengurus PT Harton Tektama yang diwakili oleh lima orang yakni Harun Wijaya (Direktur Utama), Ridwan Kandau Kamadjaja (Direktur), Hertatie Gunawan, Inggriani Widjaja (Komisaris Utama), dan Jurianto (Direktur). Lima pengurus PT Harton Tektama ini ditagih negara senilai Rp36,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Satgas BLBI blbi Jokowi
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top