Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Serangan Ukraina Tak Terbendung, Tentara Rusia Mati-matian Bangun Pertahanan

Pasukan Rusia terus berupaya mati-matian untuk mempertahankan posisinya di tengah serangan pihak Ukraina yang tiada henti.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 11 November 2022  |  08:19 WIB
Serangan Ukraina Tak Terbendung, Tentara Rusia Mati-matian Bangun Pertahanan
Tnetara Rusia dalam agresi militer di Ukraina. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pasukan Rusia terus mendapatkan serangan bertubi-tubi dari tentara Ukraina di sejumlah medan pertempuran. Kondisi ini memaksa tentara Kremlin untuk bermanuver demi menghindari kerugian yang lebih besar.

Laporan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menyebutkan bahwa dari arah Nikolaev-Krivoy Rog, unit-unit kelompok pasukan Rusia bermanuver ke posisi yang telah disiapkan di tepi kiri Sungai Dnieper, sesuai dengan rencana.

Di arah Kupyansk, dua kompi tentara Ukraina yang diperkuat oleh kelompok nasionalis dan tentara bayaran asing, menyerang unit pasukan Rusia ke arah pemukiman Kuzemovka di Luhansk.

“Tindakan aktif pasukan kami dan tembakan artileri dari unit musuh dihentikan dan dibubarkan pada pendekatan yang jauh ke garis pertahanan. Lebih dari 90 prajurit dan militan Ukraina, satu tank dan empat kendaraan tempur lapis baja dihancurkan,” ujar Juru Bicara Kemhan Rusia Igor Konashenkov, dikutip Jumat (11/11/2022).

Igor menuturkan bahwa serangan Ukraina terjadi di medan lainnya. Laporan terbaru, pasukannya berhasil menggagalkan upaya dua peleton tentara Ukraina untuk menyerang ke arah pemukiman Stelmakhivka dan Ploshchanka di Luhansk. Sebanyak 70 prajurit Ukraina, kata Igor, tewas dan terluka. "Satu kendaraan tempur infanteri dan tiga truk pickup terbakar usai pertempuran tersebut."

Di sisi lain, arah Donetsk Selatan, serangan balik oleh unit-unit Angkatan Bersenjata Ukraina ke arah pemukiman Nikolskoye dari Republik Rakyat Donetsk berhasil digagalkan. Artileri Rusia dan penerbangan tentara menghancurkan hingga 55 militan, satu tank dan dua kendaraan tempur lapis baja.

Sementara itu, penerbangan operasional-taktis dan tentara, pasukan rudal dan artileri menghantam dua pos komando Ukraina dan tentara bayaran asing di wilayah kota Nikolaev dan pemukiman Dry Stavok, wilayah Kherson, serta 46 unit artileri di posisi tembak, tenaga kerja dan peralatan militer di 153 -x distrik.

“Tiga stasiun radar kontra-baterai AN/TPQ-50 yang dibuat di AS dihancurkan di area pemukiman Donetsk, Novogrigorovka, wilayah Kherson, dan Novopoltavka, wilayah Mykolaiv,” imbunya.

Fasilitas penyimpanan bahan bakar untuk peralatan militer Angkatan Bersenjata Ukraina dihancurkan di dekat pemukiman Annovka, wilayah Dnepropetrovsk. Di daerah pemukiman Novoaleksandrovka, wilayah Mykolaiv, gudang amunisi artileri Angkatan Bersenjata Ukraina juga dihancurkan.

Secara total, sejak awal operasi militer khusus, 333 pesawat, 173 helikopter, 2.479 kendaraan udara tak berawak, 388 sistem rudal anti-pesawat, 6.491 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 885 kendaraan tempur sistem roket peluncuran ganda, 3.564 lapangan senjata artileri dan mortir, serta 7.158 unit kendaraan militer khusus Ukraina hancur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top