Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PN Jaksel Lanjutkan Sidang Ferdy Sambo Cs, Ini Agendanya

PN Jaksel kembali menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua atau Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 08 November 2022  |  07:20 WIB
PN Jaksel Lanjutkan Sidang Ferdy Sambo Cs, Ini Agendanya
Terdakwa Ferdy Sambo tiba untuk menjalani sidang dakwaan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat serta ?obstruction of justice? atau menghalangi proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (17/10/2022). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan - aww.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) akan menggelar sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua atau Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Selain hari ini juga mengagendakan pemeriksaan saksi lanjutan kasus obstruction of justice atau penghalangan penyidikan dengan terdakwa Arif Rachman Arifin dengan agenda pembacaan putusan sela.

Pejabat humas PN Jaksel, Djuyamto mengatakan bahwa kedua sidang akan digelar secara terpisah dan tidak memakai satu ruang sidang.

“Sidang Arif Rahman di ruang sidang 3. Sidang PC dan FS di ruang sidang utama,” ujar Djuyamto saat dihubungi Bisnis, Selasa (8/11/2022).

Untuk waktu pelaksanaan sidang sendiri, Djuyamto mengatakan bahwa sidang keduanya akan dimulai serentak pada pukul 09.30 WIB di ruang sidang masing.

Lalu, untuk saksi yang akan diperiksa dalam sidang Sambo dan Putri sampai dengan saat ini belum terkonfirmasi siapa saksi saja yang akan datang ke persidangan.

Sekadar informasi, jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua alias Brigadir J.

Perbuatan itu dilakukan Sambo bersama-sama dengan Bharada Richard Eliezer, Kuat Ma'aruf, Bripka Ricky Rizal, dan Putri Candrawathi.

Sedangkan, Arif Rachman Arifin didakwa melakukan tindak pidana yang berakibat terganggunya sistem elektronik dan/atau mengakibatkan sistem elektronik menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pn jaksel Pembunuhan Brigadir J Ferdy Sambo
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top