Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Akhir Pandemi Covid-19 di Depan Mata, WHO Minta Masyarakat Jangan Lengah

WHO mengatakan bahwa akhir dari pandemi Covid-19 sudah di depan mata. Untuk itu,Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta negara di seluruh dunia tidak lengah.
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 15 September 2022  |  09:40 WIB
Akhir Pandemi Covid-19 di Depan Mata, WHO Minta Masyarakat Jangan Lengah
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi info perkembangan situasi wabah Covi-19 di Jenewa, Swiss (24/2/2020). - Antara/Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa akhir dari pandemi Covid-19 sudah di depan mata. Untuk itu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta negara di seluruh dunia untuk tidak lengah dengan kemungkinan kenaikan kasus Covid-19, dengan terus melakukan testing dan vaksinasi 100 persen terhadap kelompok berisiko tinggi.

"Kami belum pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri pandemi, kami belum sampai di sana. Tetapi akhir sudah di depan mata," ucap Tedros dalam konferensi pers virtual, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (15/9/2022).

Untuk mendukung percepatan pencabutan status pandemi di dunia, WHO juga telah menerbitkan enam ringkasan kebijakan penting terkait tes Covid-19, penatalaksanaan klinis Covid-19, target vaksinasi Covid-19, upaya pencegahan dan pengendalian infeksi Covid-19 di fasilitas pelayanan kesehatan, membangun kepercayaan melalui komunikasi risiko dan keterlibatan masyarakat, serta penanganan informasi demi Covid-19.

"Ringkasan kebijakan ini merupakan desakan bagi pemerintah untuk mencermati kebijakan yang telah mereka buat serta memperkuatnya untuk penanganan virus Covid-19 dan patogen dengan potensi pandemi di masa depan," tegas Tedros.

Meskipun WHO telah melaporkan penurunan kasus Covid-19 pada minggu pertama September 2022, WHO mengimbau pemerintah serta masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi munculnya gelombang varian baru Virus Corona.

"Kami memperkirakan akan ada gelombang infeksi di masa depan, berpotensi pada titik waktu yang berbeda di seluruh dunia yang disebabkan oleh subvarian Omicron yang berbeda atau bahkan varian yang berbeda," ujar ahli epidemiologi senior di WHO, Maria Van Kerkhove.

WHO meminta negara-negara di dunia untuk terus menjaga pasokan peralatan medis dan jumlah petugas kesehatan yang memadai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 who pandemi corona
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top