Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Potret Perjuangan Petugas E-KTP Ambil Foto Penyandang Disabilitas

Petugas perekaman KTP Elektronik melakukan perekaman data bagi warga berkebutuhan khusus (penyandang disabilitas), warga lanjut usia (lansia) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Para petugas tersebut menempuh perjalanan berjam-jam untuk sampai di satu tujuan karena kondisi jalan yang rusak dan berkelok-kelok.
Abdullah Azzam
Abdullah Azzam - Bisnis.com 12 Juli 2022  |  11:39 WIB
Potret Perjuangan Petugas E-KTP Ambil Foto Penyandang Disabilitas
Foto kolase para penyandang disabilitas, warga lanjut usia dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) saat melakukan perekaman data KTP Elektronik di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Antara - Siswowidodo
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pagi itu, sejumlah petugas perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik mengendarai mobil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Mereka bergerak menuju sejumlah desa untuk melakukan perekaman data bagi warga berkebutuhan khusus (penyandang disabilitas), warga lanjut usia (lansia) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Para petugas tersebut menempuh perjalanan berjam-jam untuk sampai di satu tujuan karena kondisi jalan yang rusak dan berkelok-kelok.

Petugas mengendarai mobil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di kawasan hutan Desa Kuwiran, Kecamatan Kare saat melaksanakan tugas perekaman data Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke pelosok pedesaan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Antara/Siswowidodo

Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bersama pegawai kantor kecamatan dan perangkat desa berjalan menuju rumah warga penyandang disabilitas untuk melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Antara/Siswowidodo

Setibanya di desa yang dituju, dengan dipandu aparat desa mereka langsung menuju rumah warga lanjut usia yang akan direkam datanya. Setelah selesai perekaman, mereka kemudian pun melanjutkan perjalanan menuju desa selanjutnya. Selain dengan mobil, petugas juga memiliki alternatif layanan antar jemput dengan sepeda motor bagi warga yang akan mengurus KTP elektronik, misalnya warga lansia. Perangkat desa akan menjemput warga ke rumah dan membawanya ke kantor desa untuk mengikuti proses perekaman data.

Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memotret warga lansia saat proses perekaman data Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Antara/Siswowidodo

Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menggunakan kamera smartphone untuk memotret warga penyandang disabilitas saat perekaman data Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
 Antara/Siswowidodo

Sistem jemput bola tersebut guna memudahkan dan membantu warga lansia dan berkebutuhan khusus dalam mengurus dokumen identitas pribadinya dalam bentuk KTP Elektronik. Warga tersebut tidak perlu mendatangi kantor dinas kependudukan dan pencatatan sipil setempat.

Perangkat desa dibantu petugas Dinas Sosial membantu warga lansia menaiki sepeda motor untuk diantar pulang seusai mengikuti perekaman data Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di Kantor Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Antara/Siswowidodo

Namun solusi berbeda kadang harus ditempuh petugas saat melayani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Petugas harus sigap mencari keberadaan mereka. Kadang petugas menemukan mereka di jalan dan ladang. Petugas terkadang juga tidak bisa menemukan keberadaan ODGJ yang dimaksud, sehingga mereka pun harus mengatur ulang jadwal perekaman.

Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Antara/Siswowidodo

Bagi sebagian ODGJ yang sulit diajak berkomunikasi, perekaman data dilakukan dengan sangat hati-hati agar mereka tidak bereaksi berlebihan dan mengamuk ke para petugas.

Administrator Data Base (ADB) Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Harminto menyatakan perlunya perlakuan spesial bagi orang dengan kondisi khusus agar proses perekaman data KTP elektroniknya dengan baik.

Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
 Antara/Siswowidodo

Akan tetapi bukan hanya ODGJ yang mendapat perlakuan khusus. Contoh perlakuan khusus juga dilakukan bagi kategori lainnya misal warga yang sidik jarinya tidak terdeteksi saat perekaman karena terlalu halus, rusak atau cacat, dan penyandang disabilitas tuna netra maupun juling yang tidak bisa direkam iris matanya.

Warga penyandang disabilitas memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Antara/Siswowidodo

Foto kolase para penyandang disabilitas, warga lanjut usia dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) saat melakukan perekaman data KTP Elektronik di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Antara/Siswowidodo

Apapun kendala di lapangan tidak menyurutkan petugas untuk terus melakukan perekaman KTP Elektronik dengan baik. Hal ini karena petugas ingin membantu dengan sebaik mungkin agar warga memiliki KTP Elektronik sebagai dokumen wajib. Layanan tersebut dilakukan tanpa pungutan biaya sepeser pun alias gratis. Dengan memiliki KTP Elektronik maka warga bisa lebih mudah dalam mengakses berbagai layanan, seperti bantuan sosial, layanan kesehatan, bepergian dan berbagai layanan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ktp elektronik penyandang disabilitas gangguan jiwa
Editor : Abdullah Azzam
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top