Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dubes Swiss: Status Pencarian Eril Tidak Berubah!

Pemerintah Swiss tidak pernah mengubah status pencarian Emmeril Kahn Mumtadz (Eril).
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 06 Juni 2022  |  15:27 WIB
Dubes Swiss: Status Pencarian Eril Tidak Berubah!
Tangkapan layar - Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad (tengah) menyatakan bahwa Tim SAR masih akan melakukan pencarian Emmeril Khan Mumtaz pada Sabtu (28/5/2022). JIBI - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Muliaman Hadad menegaskan bahwa Pemerintah Swiss tidak pernah mengubah status pencarian Emmeril Kahn Mumtadz (Eril).

Pernyataan Muliaman itu diungkapkan menyusul adanya kabar bahwa KBRI Bern telah mengubah status pencarian anak Ridwan Kamil yang hilang di Sungai Aare di kota Bern, Swiss, pada Kamis (26/5/2022) lalu.

"Saya bisa sampaikan di sini tidak pernah ada perubahan status, sebab sejak awal misi pencarian yang dilakukan oleh Polisi adalah mencari missing person (orang hilang) dan itu memang istilah baku yang dipakai di Swiss ini," katanya melalui konferensi pers virtual, Senin (6/6/2022).

Sekadar informasi Putra pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Eril awalnya dinyatakan sebagai orang hilang diubah status pencariannya menjadi orang tenggelam.

Lebih lanjut, Muliaman memastikan bahwa pencarian Eril masih akan terus dilakukan dan tidak akan berhenti sampai anak Ridwan Kamil tersebut ditemukan.

"Dan tentu saja sesuai dengan kebijakan yang ditempuh oleh otoritas lokal, pencarian ini tidak akan berhenti sampai ditemukan," ujarnya.

Oleh karena itu, Muliaman mengajak masyarakat berdoa agar upaya pencarian Eril bisa segera memberikan hasil yang diharapkan.

"Jadi kita tentu saja berdoa bersama mudah-mudahan upaya pencarian yang dilakukan oleh otoritas Swiss bisa segera memberikan informasi sesuai dengan harapan kita," kata Muliaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

muliaman hadad Emmeril Khan Mumtaz
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top