Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenkes Update Vaksin Covid-19, Sinovac Bisa Jadi Booster!

Kementerian Kesehatan menambah daftar vaksin Covid-19 untuk dosis lanjutan pada 24 Mei 2022, khususnya untuk penerima vaksin primer Sinovac.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 02 Juni 2022  |  14:45 WIB
Kemenkes Update Vaksin Covid-19, Sinovac Bisa Jadi Booster!
Vaksin Sinovac. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan menambah daftar vaksin Covid-19 untuk dosis lanjutan pada 24 Mei 2022, khususnya untuk penerima vaksin primer Sinovac.

Sebelumnya penerima Sinovac hanya akan diberikan 0,25 ml dosis Astra Zeneca, 0,15 ml Pfizer, atau Moderna 0,5ml. Kini vaksin Sinovac bisa digunakan menjadi vaksin booster.

Dalam surat edaran yang diteken Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, regimen dosis booster diperbarui yaitu bagi penerima vaksin primer Sinovac, adapun vaksin boster yang diberikan yaitu:

- Sinovac dosis penuh atau 0,5 ml

- Sinopharm dosis penuh atau 0,5 ml

- Moderna dosis penuh atau 0,5 ml

- Pfizer separuh dosis atau 0,15 ml

- Astra Zeneca separuh dosis atau 0,25 ml

Vaksin booster dapat disesuaikan kembali dengan ketersediaan vaksin di masing-masing daerah dengan mengutamakan vaksin dengan masa ED terdekat.

Namun, Kemenkes tetap mengejar penggunaan vaksinasi dosis primer agar mencapai target. Sebagai pengingat, pemberian dosis lanjutan ini menggunakan dua mekanisme yaitu booster dengan jenis vaksin yang sama (homolog) dan booster menggunakan vaksin berbeda dengan vaksin primer.

Dari data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPPN), sudah ada 412 juta dosis vaksin yang tersalurkan ke masyarakat Indonesia, per 28 Mei 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes Sinovac Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top