Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tedros Adhanom Ghebreyesus Kembali Dipilih Menjadi Dirjen WHO

Negara-negara anggota WHO sepakat memilih kembali Tedros sebagai Dirjen WHO untuk 5 tahun kedepan
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 Mei 2022  |  08:44 WIB
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi info perkembangan situasi wabah Covi-19 di Jenewa, Swiss (24/2/2020).  - Antara/Reuters
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi info perkembangan situasi wabah Covi-19 di Jenewa, Swiss (24/2/2020). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Negara-negara Anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memilih kembali Tedros Adhanom Ghebreyesus untuk masa jabatan lima tahun kedua sebagai Direktur Jenderal WHO.

Tedros pertama kali terpilih pada 2017, menjadi calon tunggal dalam acara 75th World Health Assembly di Jenewa.

"Saya dengan rendah hati menerima kesempatan yang diberikan oleh Negara-negara Anggota untuk menjabat periode kedua sebagai Direktur Jenderal WHO,” kata Tedros dikutip dari laman WHO, Rabu (25/5/2022).

Tedros menambahkan, dengan tanggung jawab besar tersebut, dirinya berkomitmen untuk bekerja dengan semua negara, untuk memastikan WHO memenuhi misinya untuk mempromosikan kesehatan, menjaga dunia tetap aman, dan melayani yang rentan.

Adapun, pemungutan suara hari ini adalah puncak dari proses pemilihan yang dimulai pada April 2021 ketika Negara-negara anggota WHO diundang untuk mengajukan proposal kandidat untuk jabatan Direktur Jenderal. Sementara itu, Dewan Eksekutif WHO, bertemu pada Januari 2022, menominasikan Tedros untuk masa jabatan kedua.

Mandat terbaru Dr Tedros secara resmi baru dimulai pada 16 Agustus 2022.

Selama masa jabatan pertamanya, Tedros melembagakan transformasi WHO secara luas. Tujuannya, untuk meningkatkan efisiensi organisasi yang mendorong promosi kehidupan yang lebih sehat, melindungi lebih banyak orang dalam keadaan darurat, dan meningkatkan akses yang adil terhadap kesehatan.

Dia juga memandu respons WHO terhadap pandemi Covid-19, wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo, dan dampak kesehatan dari berbagai krisis kemanusiaan lainnya.

Sebelum pertama kali diangkat sebagai Direktur Jenderal WHO, Tedros menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Ethiopia periode 2012–2016 dan sebagai Menteri Kesehatan Ethiopia pada 2005–2012.

Dia juga pernah menjabat sebagai chair of the board di Global Fund untuk Memerangi AIDS, Tuberkulosis dan Malaria dan chair of Roll Back Malaria (RBM) Partnership Board.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan who Covid-19
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top