Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ustaz Somad Dideportasi Singapura, Fadli Zon Angkat Bicara

Fadli Zon menilai kejadian pemulangan paksa atau deportasi UAS oleh imigrasi Singapura merupakan penghinaan
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 17 Mei 2022  |  18:20 WIB
Ustaz Somad Dideportasi Singapura, Fadli Zon Angkat Bicara
Ustaz Abdul Somad. - Instagram Pribadi

Bisnis.com, JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon angkat bicara terkait tindakan Imigrasi Singapura yang mendeportasi Ustadz Abdul Somad (UAS).

Fadli mengtakan bahwa kejadian yang menimpa UAS merupakan penghinaan dan sangat tidak pantas dilakukan oleh pemerintah Singapura.

“UAS adalah warga negara Indonesia terhormat, seorang ulama n intelektual. Kejadian ini penghinaan. Sangat tak pantas pihak Singapura memperlakukan UAS spt itu termasuk deportasi tanpa penjelasan. Dubes RI di Singapura harus menjelaskan peristiwa ini n tidak lepas tangan,” cuitnya di akun twitter miliknya @fadlizon, Selasa (17/5/22).

Diberitakan sebelumnya, UAS dan keluarganya berkunjung ke Singapura untuk liburan. Namun, sesampainya disana UAS tidak diizinkan masuk oleh pihak imigrasi Singapura, sedangkan anak dan istrinya dapat memasuki Singapura.

Dalam akun YouTube Hai Guys Offiial, UAS mengaku tidak mengatahui alasan dirinya dideportasi. Pasalnya, UAS merasa telah memenuhi segala persyaratan administrasi dan dokumen perjalanan ke luar negeri yang diperlukan.

"Mereka tidak bisa menjelaskan. Yang bisa menjelaskan mungkin Dubes Singapura untuk Indonesia di Jakarta. Anda harus menjelaskan alasan kenapa negara Anda (Singapura) menolak dan mendeportasi kami. Kenapa? apa karena teroris, ISIS, atau membawa narkoba? itu harus dijelaskan," ungkap UAS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura Fadli Zon Ustaz Abdul Somad
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top