Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rocky Gerung Ungkap Andil Megawati dalam Kasus Mafia Minyak Goreng

Rocky Gerung menilai campur tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri punya andil atas pengungkapan kasus mafia minyak goreng.
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat berpidato pada hari ulang tahun (HUT) ke-49 PDIP, Senin (10/1/2022). JIBI/Bisnis-Nancy Junita
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat berpidato pada hari ulang tahun (HUT) ke-49 PDIP, Senin (10/1/2022). JIBI/Bisnis-Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengamat politik Rocky Gerung menilai campur tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri punya andil atas pengungkapan kasus mafia minyak goreng yang melibatkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana.

Rocky mengatakan bahwa Megawati menggunakan alat yang dimilikinya di Kejaksaan Agung sehingga penangkapan  Indrasari Wisnu Wardhana melibatkan kekuasaan yang lebih tinggi.

Pasalnya, kata dia dalam perdagangan sawit yang merupakan kartel selalu melibatkan kekuasaan.

"Masak seorang Dirjen bisa membuat keputusan? Dirjen kan pelaksana teknis aja. Kekuasaan di atas Dirjen, masih ada Menteri. Makanya saat Jaksa Agung membuat konferensi pers, dan menjawab kalau Menterinya tersangkut akan diperiksa juga," ujarnya seperti dikutip melalui akun Youtubenya Rocky Gerung Official, Kamis (21/4/2022).

Rocky lantas menyoroti tentang bungkamnya pihak kepolisian dan KPK atas mafia minyak goreng yang melibatkan pejabat dan pengusaha. 

Menurutnya, kasus ini layaknya pementasan theater besar yang akhirnya diintervensi oleh Kejaksaan Agung atas titah dari PDIP.

“Kita juga mungkin bisa lihat, Jaksa Agung itu proksi dari PDIP. Ibu Mega mungkin kesal disindir tidak pro emak-emak, nah [ibaratnya dia bilang] saya sekarang tunjukan nih saya juga tahu permainan minyak goreng,” tuturnya.

Terkait alasan Kejagung yang ambil alih langsung kasus tersebut, menurut analisa Rocky, merupakan bentuk taring PDIP yang sedang kontra dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kalau Ibu Mega lagi pasang wajah keras terhadap Istana, pasti ada impact-nya. Kita udah hapal dia selalu punya senjata rahasia. Diam-diam menyentil, dan sentilan kali ini agak berat,” ucapnya. 

Rocky juga menyebut meski ada pihak swasta yang jadi tersangka, tetapi dari banyak kartel kelapa sawit yang lebih besar mengapa hanya Wilmar yang dijadikan tersangka.

"Kenapa tidak ada Sinar Mas di situ? Itu pertanyaan publik," kata Rocky.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper