Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Megawati Singgung Jargon Indonesia Emas 2045, Ada Apa?

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya menyinggung jargon Indonesia Emas yang hendak dicapai RI pada 2045.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 21 April 2022  |  22:50 WIB
Tangkapan layar- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengapresiasi dan memberi penghargaan kepada atlet-atlet Indonesia yang meraih medali pada ajang Paralimpiade Tokyo 2020, Jumat (24/9/2021). JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Tangkapan layar- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengapresiasi dan memberi penghargaan kepada atlet-atlet Indonesia yang meraih medali pada ajang Paralimpiade Tokyo 2020, Jumat (24/9/2021). JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya menyinggung jargon Indonesia Emas yang hendak dicapai Indonesia pada 2045.

Megawati mengaku bingung dan mempertanyakan yang dimaksudkan Indonesia emas yang hendak dicapai oleh Pemerintah, sebab Tanah Air masih dihadapkan dengan berbagai masalah, salah satunya masalah kesehatan stunting.

"Seperti diterangkan bahwa kita katanya, katanya loh, mencapai Indonesia emas. Saya bilang sama Presiden, ini nanti emasnya kayak gimana, Pak. Orang kita saja masih punya stunting, anemia, dan lain sebagainya," ujarnya dalam acara Kickoff Pembentukan Brida, dikutip dari YouTube BRIN Indonesia, Kamis (21/4/2022).

Megawati mengatakan stunting dan anemia masih menjadi persoalan di Indonesia. Bahkan, diyakini masalah itu harus jadi perhatian pemerintah sehingga ke depan bukan hanya menghasilkan usia produktif, tetapi juga menghasilkan SDM produktif.

"Ini bukannya problem daerah juga? Bagaimana kita akan memunculkan sumbernya itu dari anak-anak berkualitas akan masuk pada masalah usia atau aging years, banyak manulanya, sehingga Indonesia ke depan itu usia produktif yang betul produktif, bukan hanya karena usia produktif tetapi orangnya bisa produktif," tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan untuk menangani permasalahan itu perlu untuk dibentuknya Badan Riset Daerah (Brida) di setiap wilayah Indonesia. Hal ini dikarenakan, hasil riset diperlukan untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

"Menurut saya, sekarang yang harus diperhatikan dalam pembentukan Brida. Segera dibentuk Brida itu. Karena itu, back up yang namanya daerah," katanya.

Sekadar informasi, Indonesia Emas merupakan suatu visi yang ditargetkan pemerintah pada 2045. Indonesia disebut akan mengalami bonus demografi pada 2045 sehingga diproyeksikan menjadi bangsa yang maju dan kuat.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi megawati pdip
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top