Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mendagri Tito Minta KPU Kalkulasi Ulang Anggaran Pemilu 2024

Anggaran Pemilu 2024 perlu dikalkulasi ulang karena mengalami lonjakan yang cukup signifikan dibandingkan Pemilu 2019 silam.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 13 April 2022  |  19:12 WIB
Mendagri Tito Minta KPU Kalkulasi Ulang Anggaran Pemilu 2024
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Rabu (13/4/2022). - Akbar Evandio

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengkalkulasi ulang anggaran penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

Penyebabnya, dia menilai Rencana anggaran Pemilu 2024 mengalami lonjakan yang signifikan dibandingkan anggaran Pemilu 2014 dan Pemilu 2019.

"Mohon dikalkulasi betul anggaran pemilu agar bisa seminimal mungkin tetap mencapai target pemilu yang aman dan lancar," katanya dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR, KPU, Bawaslu dan DKPP di Kompleks Parlemen, Rabu (13/4/2022).

Sekadar informasi, KPU mengajukan Rp76,6 triliun dan Bawaslu Rp 33,8 triliun untuk anggaran Pemilu 2024 dan Pilkada Serentak 2024.

Lebih lanjut, dia mengatakan, agar anggaran Pemilu 2024 menerapkan prinsip efektif dan efisien sehingga anggaran tepat digunakan dalam setiap tahapan pemilu agar setiap tahapan berjalan lancar.

"Efisien menjadi sangat penting artinya dengan sumber daya anggaran seminimal mungkin bisa mencapai target yaitu pemilu yang lancar dan aman," ujarnya.

Tidak hanya itu, Tito turut menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar segala persiapan Pemilu 2024 dapat secara detail dilakukan, hingga kebutuhan anggaran.

Menurutnya, efektivitas dan efisiensi anggaran Pemilu 2024 penting mengingat negara dan rakyat saat ini membutuhkan biaya dalam menangani pandemi Covid-19.

"Kita masih dalam tahap pemulihan ekonomi masih banyak yang terdampak dan menganggur, banyak program nasional dan juga program di daerah yang belum terselesaikan, itu butuh biaya, belum lagi pemekaran nantinya di Papua misalnya, juga butuh biaya," kata Tito.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu Tito Karnavian Pemilu 2024
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top