Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sambut Bulan Suci Ramadan, Quraish Shihab: Jangan Sia-Siakan Waktu

Menyambut datangnya Ramadan, Cendekiawan Muslim Indonesia Profesor Muhammad Quraish Shihab menyampaikan bahwa alih-alih menghabiskan waktu dengan kegiatan nirfaedah, bulan Ramadan harusnya diisi dengan kegiatan positif dan bermanfaat.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 02 April 2022  |  19:55 WIB
 Presiden Joko Widodo bertemu dengan Quraish Shihab di Pesantren Bayt Al-Quran Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (25/1/2019). - Bisnis/Yodie Hardiyan
Presiden Joko Widodo bertemu dengan Quraish Shihab di Pesantren Bayt Al-Quran Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (25/1/2019). - Bisnis/Yodie Hardiyan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadan 1443 H jatuh pada Minggu, 3 April 2022.

Menyambut datangnya Ramadan, Cendekiawan Muslim Indonesia Profesor Muhammad Quraish Shihab menyampaikan bahwa alih-alih menghabiskan waktu dengan kegiatan nirfaedah, bulan Ramadan harusnya diisi dengan kegiatan positif dan bermanfaat.

"Jangan sia-siakan waktu. Harus punya target,” katanya dalam video di kanal YouTube Najwa Shihab, dikutip dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), Sabtu (2/4/2022).

Untuk itu, Quraish menegaskan bahwa hal-hal yang berpotensi mengganggu konsentrasi ibadah seseorang selama Ramadan sebaiknya segera disadari dan ditinggalkan.

Dia menilai, kelengahan merupakan pemicu kelalaian seseorang menggunakan waktu selama Ramadan dengan bijak.

“Kelengahan. Intinya di situ. Lupa bahwa ini bulan mulia, sehingga bergaul dengan orang-orang yang tidak mengingatkan anda tentang bulan Ramadan,” katanya.

Lebih lanjut, Quraish menuturkan bahwa kelalaian tersebut dapat dihindari dengan senantiasa berkumpul dengan sesama kawan yang baik, yang ingin mengisi Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat.

“Carilah teman yang baik, bacalah buku yang baik. Satu hal yang harus diingat, alangkah cepatnya satu menit dibandingkan sejam. Alangkah cepatnya sejam dibanding sehari. Begitu seterusnya. Alangkah cepatnya sebulan dibanding setahun. Alangkah cepatnya berakhirnya usia hari ini dibanding dengan usia di hari kemudian,” paparnya.

Ulama pengarang Tafsir Al-Misbah ini menyampaikan bahwa mengetahui substansi Ramadhan dapat mendorong seseorang untuk lebih siap dan maksimal dalam mengisi bulan mulia Ramadhan dengan aktivitas positif.

Dia juga mengajak Muslim untuk menyambut Ramadhan dengan tekad yang kuat.

"Setelah mengetahui, harus ada tekad melakukannya. Mempersiapkan diri dan setelah tahu, siapkan tekad untuk memperbaiki apa yang di tahun lalu masih kurang,”ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

al quran Ramadan quraish shihab
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top