Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK Kaji Data Warga Penerima Subsidi Listrik Agar Tepat Sasaran

Kerja sama antara PLN dan KPK tersebut merupakan bagian dari strategi nasional pada bidang pencegahan tindak pidana korupsi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 Maret 2022  |  16:12 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri bersiap menjalani sidang etik dengan agenda pembacaan putusan di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Kamis (24/9/2020). ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Ketua KPK Firli Bahuri bersiap menjalani sidang etik dengan agenda pembacaan putusan di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Kamis (24/9/2020). ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Bisnis.com, JAKARTA--PLN menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan kajian terhadap data penerima subsidi listrik dari Pemerintah agar tepat sasaran.
Ketua KPK, Firli Bahuri mengemukakan kerja sama antara PLN dan KPK tersebut merupakan bagian dari strategi nasional pada bidang pencegahan tindak pidana korupsi.
Menurut Firli, KPK sudah melakukan penyamaan data NIK dengan data pelanggan PLN di seluruh Indonesia. Tujuannya, menurut Firli agar KPK bisa memberikan masukan kepada PLN berapa nilai subsidi yang diberikan kepada masyarakat.
"Kami juga mengundang Dirut PLN, kami ajak bicara untuk mendalami berapa sesungguhnya nilai subsidi untuk pengguna 900 watt dan 450 watt, itu yang sedang kami kaji," tuturnya, Rabu (30/3).
Firli berharap kerja sama antara PLN dan KPK itu bisa membuat Pemerintah memberikan subsidi listrik kepada orang yang tepat.
"Contohnya itu bisa saja ada 40 orang yang terima subsidi listrik. Padahal setelah kita cek, 40 orang itu ternyata ngekos. Kalau begitu pemilik kosan dong yang diuntungkan," katanya.
Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK PLN subsidi listrik
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top