Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Merasa Disudutkan, Poros Relawan Prabowo-Puan akan Laporkan Peneliti BRIN ke Megawati

Koordinator Presidium Nasional Poros Prabowo Puan, Andianto meminta Megawati untuk memecat peneliti BRIN Wasisto.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Februari 2022  |  12:03 WIB
Logo Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) - Antara
Logo Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Koordinator Presidium Nasional Poros Prabowo-Puan, Andianto, mengaku merasa disudutkan dengan pernyataan Peneliti Pusat Riset Politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo. Relawan Prabowo-Puan ini merasa pernyataan peneliti BRIN tersebut tak sesuai fakta.

Sebelumnya, Wasisto menduga relawan yang akan dideklarasikan di 34 provinsi dibentuk bukan karena kharisma dari dua tokoh politik itu.

Menurut dia, kemunculan relawan ini lebih dipicu faktor materiil yang diharapkan para relawan tersebut. Sebab, dia menganggap, kehadiran relawan itu sejauh ini diduga akibat adanya stimulus dana politik yang diharapkan para relawan dari Prabowo Subianto dan Puan Maharani.

Andiato mengatakan pernyataan itu sangat tidak berdasar dan tidak bertanggung jawab.

"Pernyataan tersebut sangat melukai seluruh Relawan Prabowo - Puan, terutama Relawan Poros Prabowo Puan," kata Andianto dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 25 Februari 2022.

Dia menganggap, pernyataan yang dilontarkan Wasisto dalam pemberitaan ini sangat tidak pantas. Apalagi, Wasisto adalah peneliti BRIN yang notabene adalah sebuah Lembaga Penelitian dibawah bentukan dan naungan Negara.

"Seluruh Relawan Bapak Prabowo Subianto merasa kecewa atas pernyataan dari Wasisto Raharjo, begitu juga dengan seluruh relawan Ibu Puan Maharani," katanya.

Lembaga BRIN, kata Andianto, semestinya memberikan penelitian dan pernyataan yang positif terhadap politik bernegara dan bukan politik kekuasaan. Karenanya, dia mengecam keras pernyataan Wasisto dalam pemberitaan itu.

"Kami mengecam keras pernyataan tersebut, pernyataan tersebut sangat melukai dan merusak iklim demokrasi di Indonesia. Kami berharap Ibu Megawati sebagai pimpinan tertinggi Lembaga Negara ini bisa menertibkan anggotanya," katanya.

Dia pun meminta kepada Ketua Dewan Pengarah BRIN yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk segera memecat Wasisto.

Ia menyebut pernyataan tersebut tidak bertanggung jawab, cenderung menuduh, membuat gaduh, merusak iklim demokrasi di Indonesia, dan memecah belah elemen bangsa.

"Poros Prabowo Puan secara resmi akan segera membuat laporan kepada Pimpinan Tertinggi Lembaga BRIN, Ibu Megawati," tutur Andianto.

Dia juga menekankan, Poros Prabowo Puan berdiri murni atas dasar gerakan akar rumput dan berdisi secara mandiri tanpa ada pesan-pesan tertentu dari elit politik. Poros Prabowo Puan, kata dia, membiayai kegiatan yang telah berjalan dengan biaya sendiri, tanpa keterlibatan elite politik atau kandidat calon lainnya.

"Dukung mendukung Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden bukan hanya semata-mata karena persoalan materi atau pragmatisme, tetapi lebih pada persoalan mencari figur yang paling tepat untuk Pemimpin Indonesia," kata Presidium Nasional Poros Relawan Prabowo-Puan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prabowo subianto puan maharani Badan Riset dan Inovasi Nasional-BRIN

Sumber : Tempo.co

Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top