Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengaku Tidak Anti, Megawati Jengkel Banyak Peneliti Asing Meneliti Sejarah Indonesia

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku jengkel dengan banyaknya peneliti dari asing yang meneliti tentang sejarah dan perjuangan pahlawan di Indonesia.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 10 Januari 2022  |  11:35 WIB
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat peluncuran buku
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat peluncuran buku "Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam" yang dipusatkan di kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (24/3/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku jengkel dengan banyaknya peneliti dari asing yang meneliti tentang sejarah dan perjuangan pahlawan di Indonesia.

Megawati menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak anti terhadap peneliti asing, namun mempertanyakan ke mana para peneliti sejarah di Indonesia yang saat ini dianggap kalah dominasi dengan peneliti dari luar negeri.

"Jangan orang asing terus yang selalu membuat penelitian tentang sejarah Indonesia. Saya suka jengkel, saya bukan anti asing, tetapi ke mana Bangsa Indonesia," tuturnya di sela-sela acara HUT PDI Perjuangan ke-49, Senin (10/1/2022).

Dia menyebut, bahwa perjuangan pahlawan Indonesia pada masa lalu itu harus masuk ke ranah pendidikan dan diceritakan orangtua kepada anaknya agar perjuangan para pahlawan bisa diteruskan generasi berikutnya.

"Sejarah perjuangan para pahlawan itu juga harus masuk ke dalam pendidikan kita, harus harus harus dan diceritakan para orang tua kita, tidak ada yang lain. Jangan orang asing lagi," katanya.

Menurut Megawati, melalui cerita sejarah, generasi berikutnya dapat mengetahui bahwa tidak mudah Indonesia mendapatkan kemerdekaan dan harus melalui proses perjuangan yang panjang.

"Jadi dari sejarah itu, Indonesia juga membuktikan bahwa dirinya benar-benar merupakan bangsa pejuang dan tidak mau membeli tidak mau diberikan kemerdekaan itu, tetapi diperjuangkan," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

megawati pdip
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top