Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Integrasi Eijkman ke BRIN, Riset Vaksin Merah Putih Jangan Berhenti

Mulyanto meminta agar upaya vaksin merah putih jangan sampai terhenti hanya karena terjadi perubahan status kelembagaan. 
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 03 Januari 2022  |  12:32 WIB
Eijkman Institute adalah lembaga penelitian yang diperbarui, nirlaba, yang didanai pemerintah melakukan penelitian dasar dalam biologi molekuler medis dan bioteknologi. Lembaga ini terletak di jantung kota Jakarta, ibu kota Indonesia.
Eijkman Institute adalah lembaga penelitian yang diperbarui, nirlaba, yang didanai pemerintah melakukan penelitian dasar dalam biologi molekuler medis dan bioteknologi. Lembaga ini terletak di jantung kota Jakarta, ibu kota Indonesia.

Bisnis.com, JAKARTA--DPR mendesak Pemerintah agar tetap melanjutkan riset vaksin merah putih meskipun status kelembagaan Pusat Riset Bio Molekuler (PRBM) Eijkman telah berubah.

Anggota Komisi VII DPR, Mulyanto mengemukakan riset vaksin Merah Putih merupakan amanah rakyat Indonesia untuk penanggulangan Covid-19, karena itu Mulyanto meminta agar upaya riset itu jangan sampai terhenti hanya karena terjadi perubahan status kelembagaan. 

"Pemerintah jangan gegabah, perlu memikirkan soal ini secara seksama. Jangan sampai program strategis yang menjadi amanat PRBM Eijkman, misalnya untuk mengembangkan riset Vaksin Merah Putih menjadi mandek atau terbengkalai," tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (3/1).

Mulyanto khawatir dengan diberhentikannya para saintis yang mencapai 100 orang lebih untuk riset vaksin merah putih dan dipindahkan laboratorium PRBM Eijkman yang lebih jauh dari RSCM/FKUI itu bakal menimbulkan masalah bagi kelanjutan Riset Vaksin Merah Putih yang dimotori PRBM Eijkman bersama BUMN Bio Farma.

Pasalnya, menurut Mulyanto tidak mudah mencari pengganti ratusan saintis itu  dalam waktu singkat dan posisi laboratorium yang strategis serta dekat dengan rumah sakit (RS) dan fakultas kedokteran, sehingga akses kepada sampel, bahan, alat, dan SDM medis sangat mudah.

"Ini akan membuat jadwal produksi Vaksin Merah Putih Eijkman semakin molor," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eijkman Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top