Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenhub Prediksi Mobilisasi 19,9 Juta Orang Saat Nataru

Ada 12,8 persen warga Indonesia atau 19.976.269 orang yang berencana melakukan liburan pada hari raya Natal dan Tahun Baru.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  16:01 WIB
Penumpang antre untuk memasuki area peron di memasuki Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (25/12/2020). PT Kereta Api Indonesia telah menjual 428.000 tiket KA untuk periode masa libur Natal dan Tahun Baru 2021 keberangkatan 18 Desember 2020 - 6 Januari 2021.  - ANTARA
Penumpang antre untuk memasuki area peron di memasuki Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (25/12/2020). PT Kereta Api Indonesia telah menjual 428.000 tiket KA untuk periode masa libur Natal dan Tahun Baru 2021 keberangkatan 18 Desember 2020 - 6 Januari 2021. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA--Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memprediksi jumlah warga Indonesia yang akan liburan pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru ada sebanyak 19,9 juta orang.

Menurut Budi, pihaknya sudah melakukan survei kepada masyarakat melalui sejumlah media sosial seperti Instagram, Whatsapp dan SMS blast ihwal potensi mobilitas warga Indonesia pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022 nanti.

Berdasarkan hasil survei tersebut, menurut Budi, ada 12,8 persen warga Indonesia atau 19.976.269 orang yang berencana melakukan liburan pada hari raya tersebut.

"Total ada 19 juta masyarakat secara nasional yang akan melakukan perjalanan selama Nataru nanti," tutur Budi dalam acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR di Gedung DPR, Rabu (1/12).

Menurut Budi, berdasarkan hasil survei tersebut, masyarakat Indonesia sudah banyak yang punya rencana liburan pada saat Nataru nanti.

Bahkan, menurut survei yang telah dilakukan Kementerian Perhubungan, masih ada sekitar 7 persen atau 10 juta orang yang berencana melakukan perjalanan, meskipun Pemerintah Pusat menerapkan aturan larangan bepergian selama Nataru.

"Sementara itu ada 10 persen atau 16 juta orang yang akan melakukan perjalanan jika perjalanan harus menggunakan syarat tertentu dan apabila diterapkan PPKM Level 3 dan PPKM Level 4, ada 9 persen atau 15 juta orang yang akan melakukan perjalanan," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liburan Natal dan Tahun Baru
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top