Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Viral Video Habib Bahar bin Smith Ancam Habisi Ulama Pengkhianat Habib Rizieq

Habib Bahar bin Smith mengancam ulama yang dinilainya mengkhianati Habib Rizieq Shihab.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 26 November 2021  |  15:46 WIB
Viral Video Habib Bahar bin Smith Ancam Habisi Ulama Pengkhianat Habib Rizieq
Penceramah asal Manado Habib Bahar bin Ali bin Smith. - Youtube
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Habib Bahar bin Smith mengancam ulama atau habaib yang dinilainya mengkhianati Habib Rizieq Shihab.

Hal itu disampaikannya dalam ceramah saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Ente orang, saya enggak bahas pemerintah. Ente orang, para habaib, para kiai, para ulama, siapa pun ente. Mau ente anaknya wali, mau ente anaknya ulama, ente pengkhianat Habib Rizieq, bakal ane habisi satu-satu,” katanya dalam sebuah video yang diunggah akun Korban Ceklist Satu @An_Klim, Rabu (24/11/2021).

Bahar kecewa lantaran ada sejumlah ulama yang meminta Rizieq untuk pulang ke Indonesia, padahal sudah hidup dengan tenang di Kota Suci Makkah.

Namun, begitu sampai di Indonesia dan akhirnya dipenjara, para ulama tersebut pada bungkam.

“Ke mana ente orang? Ente kalian semua yang undang beliau Habib Rizieq, beliau di Mekkah lagi enak, tenang hidupnya. Kalian yang undang beliau datang Tanah Air. Kalian ketika beliau dipenjara, ke mana kalian? Kalian diam,” ujarnya.

Selain itu, Habib Bahar menyinggung kasus pembunuhan enam orang pengawal Habib Rizieq di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Desember 2020.

Sama seperti ketika Habib Rizieq dipenjara, para ulama tersebut juga dinilainya diam, tidak bersuara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

habib rizieq Habib Bahar
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top