Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Obat Covid-19 Remdesivir Diizinkan Diproduksi, tapi Tidak Boleh Dikomersialkan

Jokowi menerbitkan Perpres pelaksanaan paten oleh pemerintah terhadap obat Covid-19 Remdesivir, tapi tidak bida dikomersialkan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 26 November 2021  |  14:22 WIB
Remdesivir Vial
Remdesivir Vial

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 100 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah terhadap Obat Remdesivir.

Pelaksanaan paten oleh pemerintah terhadap obat Remdesivir dimaksudkan untuk memenuhi ketersediaan dan kebutuhan yang sangat mendesak untuk pengobatan penyakit Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Nantinya, industri farmasi yang ditunjuk untuk melaksanakan hak paten tersebut dilarang untuk mengalihkan hak paten kepada pihak manapun termasuk memanfaatkannya untuk tujuan komersial.

“Industri farmasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melaksanakan tugas sebagai pelaksana paten obat Remdesivir secara terbatas, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, dan bersifat nonkomersial,” bunyi Pasa 3 ayat (2) beleid tersebut.

Meski demikian, industri farmasi akan diberi imbalan sebesar 1 persen dari penjualan netto obat tersebut.

“Industri farmasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 memberikan imbalan kepada pemegang paten sebesar 1% (satu persen) dari nilai jual neto obat Remdesivir,” bunyi Pasal 4.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Obat Covid-19 Remdesivir
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top