Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mahfud Ultimatum Obligor BLBI: Kami Kejar Terus yang Tidak Kooperatif

Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengejar obligor BLBI yang tak kooperatif.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 25 November 2021  |  16:04 WIB
Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD. - Antara
Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan akan terus mengejar obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk menunaikan kewajiban kepada negara.

Mahfud mengatakan pemerintah akan terus mengejar obligor BLBI yang tak kooperatif.

"Kami akan bekerja terus memburu aset, mengejar orang yang belum kooperatif," kata Mahfud, Kamis (25/11/2021).

Mahfud mengatakan apabila obligor merasa utangnya tidak sesuai, negara siap untuk menghitung bersama. "Kalau merasa utangnya bukan segitu mari kita hitung," ujarnya.

Eks Ketua MK itu juga mengatakan bahwa negara telah menyiapkan perangkat hukum, baik administrasi, maupun pidana untuk mengejar aset BLBI.

Sebelumnya, Mahfud bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyaksikan penandatanganan Berita Acara Serah Terima dan Perjanjian Hibah Aset eks BLBI yang berlokasi di Kota Bogor dengan total luas 10,3 Ha dan total nilai Rp345,7 miliar kepada Pemerintah Kota Bogor.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban, sebagai wakil Kementerian Keuangan sedangkan Pemerintah Kota Bogor diwakili oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Selanjutnya tanggung jawab penatausahaan, kepemilikan, penggunaan dan pemeliharaan aset eks BLBI telah beralih kepada Pemerintah Kota Bogor.

Selain hibah kepada Pemerintah Kota Bogor, pada hari ini juga dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Penetapan Status Penggunaan (PSP) atas aset-aset properti eks BLBI kepada tujuh Kementerian/Lembaga.

Total keseluruhan hibah untuk tujuh kementerian dan lembaga tersebut seluas 32,3 hektare dengan total nilai Rp146,5 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md kasus blbi blbi Satgas BLBI
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top