Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selangkah Lagi Kasus Korupsi Impor Emas Naik ke Penyidikan

Kejagung sudah menemukan adanya perbuatan tindak pidana dalam perkara korupsi impor eams yang diduga merugikan negara Rp47,1 triliun.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 21 Oktober 2021  |  12:06 WIB
Selangkah Lagi Kasus Korupsi Impor Emas Naik ke Penyidikan
Emas batangan - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan perkara dugaan tindak pidana korupsi impor emas yang melibatkan delapan perusahaan akan naik ke tahap penyidikan dalam waktu dekat.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Supardi mengemukakan, bahwa tim penyidik Kejagung sudah menemukan adanya perbuatan tindak pidana dalam perkara korupsi yang diduga merugikan keuangan negara Rp47,1 triliun.

Menurut Supardi, dalam waktu dekat tim penyidik Kejagung akan menaikkan perkara korupsi itu ke tahap penyidikan. Namun, tidak dijelaskan detail apakah naiknya perkara impor emas itu diikuti dengan penetapan tersangka atau tidak.

"Ya sebentar lagi kasus itu akan kita naikkan ke tahap penyidikan ya," tuturnya kepada Bisnis di Kejaksaan Agung, Kamis (21/10/2021).

Supardi menjelaskan, bahwa pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah pejabat hingga pegawai di Bea Cukai untuk mendalami perkara korupsi itu.

"Sudah, pejabat bea cukai sudah diperiksa," kata Supardi.

Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Kejaksaan Agung, anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan menuturkan, ada dugaan skandal impor emas senilai Rp47,1 triliun.

Impor tersebut, disebut Arteria melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dia mendesak Kejagung menuntaskan kasus itu, karena berpotensi merugikan negara hingga Rp2,9 triliun. Terlebih, bea masuknya 0 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas kejagung
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top