Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Luhut: Pandemi akan Menjadi Endemi Pada Awal 2022, Asalkan…

Luhut Binsar Panjaitan memprediksi jika pandemi Covid-19 terus terkendali maka pada Januari 2022 akan bertransisi menjadi endemi.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 18 Oktober 2021  |  20:23 WIB
Luhut: Pandemi akan Menjadi Endemi Pada Awal 2022, Asalkan…
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - Antara\\r\\n\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan memprediksi jika pandemi Covid-19 terus terkendali maka pada Januari 2022 akan bertransisi menjadi endemi.

Menurutnya, tantangan ke depan yang harus dihadapi adalah menjaga momen libur panjang Natal dan Tahun Baru agar tidak sampai menyebabkan lonjakan kasus positif.

"Kalau ini terjadi kita akan bisa bagus. Bila kita bisa melampaui Natal dan Tahun Baru ini dengan baik pada Januari, saya pikir sudah masuk pada endemi karena pada saat itu kita harapkan terdapat obat antivirus," kata Luhut dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Setpres, Senin (18/10/2021).

Untuk mengntisipasi kemungkinan terjadinya gelombang ketiga setelah libur akhir tahun, pemerintah terus mendorong percepatan vaksinasi dan penggunaan aplikasi PeduliLundungi.

Adapun, hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia terus mengalami tren perbaikan.

Luhut menyampaikan, kasus konfirmasi Indonesia dan wilayah Jawa-Bali masing-masing telah turun hingga 99 persen dibandihgkan dengan puncaknya pada 15 Juli 2021.

“Selain itu, angka reproduksi efektif Bali akhirnya turun di bawah 1, mengikuti angka nasional dan pulau Jawa, yang mengindikasikan terkendalinya pandemi Covid-19,” katanya.

Luhut melanjutkan, rendahnya kasus konfirmasi harian menyebabkan kasus aktif nasional saat ini kurang dari 20.000 dan khusus wilayah Jawa dan Bali kini dibawah 8.000 kasus.

Situasi yang terus membaik juga tercermin dari kasus kematian akibat Covid-19 di beberapa provinsi di Jawa dan Bali yang tercatat nihil.

“Pada 17 Oktober kemarin, DKI, Jawa Barat, DIY, dan Bali mencatat nol kematian. Provinsi lain di Jawa Bali hanya mencatat dibawah 5 kematian per hari,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Luhut Pandjaitan Covid-19 pandemi corona Endemi
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top