Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Irjen Napoleon Bonaparte Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Penyidik Bareskrim Polri telah menemukan alat bukti yang cukup untuk menjerat Irjen Pol Napoleon Bonaparte menjadi tersangka pencucian uang.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 23 September 2021  |  09:41 WIB
Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte (kanan) saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (30/11/2020). - Antara
Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte (kanan) saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (30/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Terpidana Irjen Pol Napoleon Bonaparte kembali ditetapkan jadi tersangka tindak pidana pencucian uang dalam kasus gratifikasi status red notice buronan Joko Soegiharto Tjandra alias Djoko Tjandra.

Kabareskrim Polri Komjen Polisi Agus Andrianto mengemukakan bahwa penyidik Bareskrim Polri telah menemukan alat bukti yang cukup untuk menjerat Irjen Pol Napoleon Bonaparte menjadi tersangka pencucian uang.

Bukti pencucian yang yang dilakukan tersangka Irjen Pol Bonaparte tersebut terungkap dalam ekspose (gelar) perkara beberapa hari lalu.

"Jadi berdasarkan hasil gelarnya demikian ya, ada alat bukti cukup untuk jadi tersangka pencucian uang," tuturnya, Kamis (23/9/2021).

Menurut Agus, perkara tindak pidana pencucian uang itu akan menjadi berkas yang terpisah dari perkara pokoknya yaitu tindak pidana gratifikasi atau suap.

Terkait perkara tindak pidana gratifikasi atau suap tersebut, Irjen Pol Napoleon Bonaparte kini tengah dalam tahap kasasi terkait putusan empat tahun penjara pada pengadilan tingkat pertama.

"Silahkan ditanyakan ke penyidik untuk detailnya ya," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabareskrim pencucian uang
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top